Warga Tidore Nilai EWS BPBD Efektif Tekan Risiko Bencana

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemasangan Alat Earlay Warnyng System. 

Foto : Istimewa

Ilustrasi Pemasangan Alat Earlay Warnyng System. Foto : Istimewa

TIDORE – Warga Kota Tidore Kepulauan menilai Sistem Informasi Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) yang dikembangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan efektif dalam menekan risiko bencana alam di wilayah tersebut.

Penilaian itu disampaikan salah satu warga Tidore Kepulauan, Risman Tidore. Ia mengatakan, keberadaan EWS sangat membantu masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, gelombang laut, hingga tsunami.

“EWS yang dikembangkan BPBD Kota Tidore Kepulauan membuat warga lebih siap menghadapi bencana. Informasi dapat diterima lebih cepat dan akurat, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk melakukan langkah antisipasi,” ujar Risman.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam sistem peringatan dini merupakan langkah tepat, mengingat karakter geografis Tidore sebagai wilayah kepulauan yang rawan bencana, khususnya pada periode akhir hingga awal tahun. Saat ini, BPBD Kota Tidore Kepulauan telah memasang perangkat EWS digital di sejumlah titik rawan banjir yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Bencana (SIMBA), serta didukung penyebaran informasi melalui platform komunikasi seperti WhatsApp.

Baca Juga :  UMKM Rumah Tangga Dinilai Tangguh, Pemkot Tidore Dukung Pengembangan Industri Kecil

Selain kecepatan informasi, kemampuan EWS dalam menyajikan data secara real-time juga dinilai sangat membantu proses evakuasi. Melalui simulasi EWS di sungai-sungai utama dan titik rawan bencana, masyarakat bersama petugas dapat bergerak lebih cepat dalam merespons potensi ancaman.

Risman juga mengapresiasi langkah BPBD dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga sejak tahap pra-bencana hingga pascabencana menjadi kunci dalam membangun sistem mitigasi bencana yang berkelanjutan.

Baca Juga :  TKBM Pelabuhan Soasio Bertransformasi Menjadi Koperasi, Diharapkan Perkuat Kesejahteraan Buruh

Di sisi lain, upaya BPBD melakukan sosialisasi dan pendidikan kebencanaan di sekolah-sekolah di Pulau Tidore turut mendapat respons positif. Edukasi sejak dini dinilai mampu menumbuhkan budaya sadar bencana di kalangan pelajar dan lingkungan sekolah.

Risman berharap BPBD Kota Tidore Kepulauan terus meningkatkan akurasi data serta kecepatan penyampaian informasi kepada masyarakat, sekaligus melakukan pembaruan sistem EWS secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga.

Berita Terkait

Daya Sumur Gurabati Ditambah, Layanan Air Bersih Menjangkau Tuguiha
ASN Tidore Diminta Dukung Pembatasan Aktivitas Pemerintahan Setiap Jumat
Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Daya Sumur Gurabati Ditambah, Layanan Air Bersih Menjangkau Tuguiha

Senin, 14 September 2026 - 12:52 WIB

ASN Tidore Diminta Dukung Pembatasan Aktivitas Pemerintahan Setiap Jumat

Kamis, 10 September 2026 - 12:01 WIB

Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

Berita Terbaru