Tak Terima Dipecat, Staf Desa Sambiki Baru Ngamuk dan Palang Kantor

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Desa Sambiki melaksanakan aksi protes dengan palang pintu kantor.

Staf Desa Sambiki melaksanakan aksi protes dengan palang pintu kantor.

MARASAI.iD – Suasana panas melanda Desa Sambiki Baru, Kecamatan Morotai Timur, usai pemecatan sejumlah staf desa oleh Penjabat Kepala Desa yang baru, Hamid Naba.

Tidak terima diberhentikan, para staf—yang didominasi oleh emak-emak petugas kebersihan—meluapkan kemarahan dengan melakukan aksi pemalangan kantor desa.

Aksi ini memunculkan dugaan adanya aktor di balik kericuhan. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sambiki Baru disebut-sebut sebagai penggerak massa, lantaran terlihat hadir bersama warga yang memprotes kebijakan pemecatan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Malut Minta Tuntaskan Kisruh SMKN 1 Kota Ternate

Menurut keterangan Ketua BPD di lokasi kejadian, para staf merasa kecewa karena pemberhentian dilakukan tanpa adanya Surat Keputusan (SK) resmi. Terlebih lagi, hingga kini para staf tersebut mengaku belum menerima gaji mereka.

Namun, tudingan itu dibantah oleh Pj Kepala Desa Hamid Naba. Ia menyatakan bahwa SK pemberhentian telah dibuat secara resmi.

“Saya sudah siapkan SK, tapi saya mendapat ancaman. Jika saya antar sendiri, saya akan dipukul,” jelas Hamid saat dikonfirmasi. Ia juga mengaku telah menginstruksikan bawahannya untuk mengantar SK sebelum dirinya bertolak ke Daruba.

Baca Juga :  WAKIL RAKYAT YANG DIDAMBAKAN

Hamid pun mencurigai bahwa Ketua BPD adalah dalang di balik aksi pemalangan tersebut. “Saya menduga, semua ini digerakkan oleh Ketua BPD,” tegasnya.

Pemecatan massal ini disebut-sebut dipicu oleh perbedaan pilihan politik saat Pilkada Bupati Pulau Morotai beberapa waktu lalu. Situasi di Desa Sambiki Baru kini memanas dan menunggu langkah penyelesaian dari pihak terkait.

Berita Terkait

Ahmad Laiman Nahkodai KONI Tidore 2026–2030, Siap Genjot Prestasi hingga Sport Tourism
Polri Konsolidasikan Ekosistem Jagung Nasional, Gandeng Kementan–Bulog–Himbara, Targetkan Petani Sejahtera Tanpa Tengkulak
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Benahi Pelayanan dari Dalam, Direktur RSD Tidore Turun Langsung Inventarisasi Kebutuhan Tiap Unit
Kerja Sama Pendidikan–Budaya Mandek: Disbudpar Desak Kedubes Spanyol Tepati Komitmen
Hari Kedua Operasi Keselamatan Kieraha 2026, Polresta Tidore Gencar Edukasi Warga, 13 Pelanggar Masih Ditegur
GOT XXVIII Resmi Diluncurkan, Gurabati Open Tournament Kembali Satukan Pecinta Sepak Bola Maluku Utara
Berita ini 319 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:56 WIB

Ahmad Laiman Nahkodai KONI Tidore 2026–2030, Siap Genjot Prestasi hingga Sport Tourism

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:10 WIB

Polri Konsolidasikan Ekosistem Jagung Nasional, Gandeng Kementan–Bulog–Himbara, Targetkan Petani Sejahtera Tanpa Tengkulak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:49 WIB

Benahi Pelayanan dari Dalam, Direktur RSD Tidore Turun Langsung Inventarisasi Kebutuhan Tiap Unit

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:45 WIB

Kerja Sama Pendidikan–Budaya Mandek: Disbudpar Desak Kedubes Spanyol Tepati Komitmen

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:03 WIB

Hari Kedua Operasi Keselamatan Kieraha 2026, Polresta Tidore Gencar Edukasi Warga, 13 Pelanggar Masih Ditegur

Senin, 2 Februari 2026 - 09:53 WIB

GOT XXVIII Resmi Diluncurkan, Gurabati Open Tournament Kembali Satukan Pecinta Sepak Bola Maluku Utara

Senin, 2 Februari 2026 - 09:48 WIB

Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 Dimulai, Polresta Tidore Kedepankan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru