Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Malut pimpin rapat standarisasi anggaran event.

Sekda Malut pimpin rapat standarisasi anggaran event.

TERNATE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menyusun pedoman penyelenggaraan kegiatan (event) daerah sebagai upaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir, di Aula VIP Bandara Sultan Baabullah, Ternate, Selasa (14/7).

Rapat dihadiri Plt. Kepala Biro Umum Asrul Gandi, Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Abdul Karim, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Sekda Samsuddin menjelaskan, penyusunan pedoman ini bertujuan menyatukan standar penganggaran penyelenggaraan event di seluruh OPD. Selama ini, masih ditemukan perbedaan harga sewa peralatan maupun jasa untuk kebutuhan kegiatan yang memiliki spesifikasi serupa.

“Kita berkoordinasi untuk menyatukan penganggaran terkait event. Tujuannya agar semua memiliki standar yang sama. Apalagi kalau menyewa peralatan dengan spesifikasi yang sama, kita berharap harganya bisa sesuai dengan standar yang ada,” ujar Samsuddin.

Baca Juga :  Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Menurutnya, hasil akhir dari proses penyusunan pedoman tersebut diarahkan pada penerapan mekanisme kontrak payung (framework agreement), sehingga pengadaan barang dan jasa untuk kegiatan pemerintah dapat dilakukan dengan standar harga yang seragam dan lebih efisien.

“Akhir dari rapat ini mudah-mudahan bisa dibuat kontrak payung dengan standar yang lebih efisien, dan arahnya memang ke sana,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku Utara, Abdul Karim, mengatakan kebijakan tersebut akan menjadi acuan bagi para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam menyusun anggaran kegiatan di masing-masing OPD.

Menurutnya, melalui kontrak payung, setiap perangkat daerah dapat memperoleh harga yang lebih kompetitif tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Gubernur Sherly dan Pangkogabwilhan III Perkuat Sinergi TNI–Pemprov untuk Jaga Stabilitas dan Percepat Pembangunan Malut

“Kegiatan ini targetnya adalah memudahkan para PPK untuk merumuskan kegiatan event di Provinsi Maluku Utara, sehingga menemukan harga yang paling efisien,” jelas Abdul Karim.

Ia menambahkan, penerapan kontrak payung juga diharapkan dapat memberikan kepastian dalam pelaksanaan berbagai agenda pemerintah daerah sehingga berjalan lebih efektif, tertib administrasi, dan sesuai regulasi.

“Kontrak payung ini menjadi bagian dari solusi agar penyelenggaraan event di Maluku Utara dapat berjalan dengan baik, lancar, serta tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pemprov Maluku Utara menargetkan kebijakan standardisasi penyelenggaraan event tersebut dapat segera diterapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait

Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun
Gubernur Sherly Tinjau Persiapan Sanggar Baskara Tampil di Istana Negara pada HUT Ke-81 RI
Gubernur Sherly Kobarkan Semangat Paskibraka Maluku Utara Jelang HUT Ke-81 RI
Gubernur Sherly Siapkan Revitalisasi RSU dan RSJ Sofifi, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan
Gubernur Sherly Tinjau Revitalisasi SMAN 5 Tidore, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Wagub Malut Tinjau Sekolah Rakyat di Halbar, Tegaskan Komitmen Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
Zikir dan Doa Kebangsaan Gema di Masjid Raya Shaful Khairaat, Wagub Ajak Doakan Maluku Utara dan Indonesia
Sherly Tjoanda Minta Latsar CPNS Fokus Bangun ASN Pemecah Masalah, Malut Ditarget Jadi Pusat Pelatihan Indonesia Timur
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Gubernur Sherly Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Tembus Rp3,4 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Gubernur Sherly Tinjau Persiapan Sanggar Baskara Tampil di Istana Negara pada HUT Ke-81 RI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Gubernur Sherly Kobarkan Semangat Paskibraka Maluku Utara Jelang HUT Ke-81 RI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Gubernur Sherly Siapkan Revitalisasi RSU dan RSJ Sofifi, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Sherly Tinjau Revitalisasi SMAN 5 Tidore, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Wagub Malut Tinjau Sekolah Rakyat di Halbar, Tegaskan Komitmen Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan Gema di Masjid Raya Shaful Khairaat, Wagub Ajak Doakan Maluku Utara dan Indonesia

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:08 WIB

Sherly Tjoanda Minta Latsar CPNS Fokus Bangun ASN Pemecah Masalah, Malut Ditarget Jadi Pusat Pelatihan Indonesia Timur

Berita Terbaru