SOFIFI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Rabu (14/10/2026).
Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menekankan pentingnya menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai penggerak pembangunan daerah, termasuk pembinaan atlet muda dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Saat membuka rapat, Sarbin menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Lebih dari itu, peringatan tersebut merupakan momentum bersejarah yang tidak terpisahkan dari mata rantai perjuangan bangsa dan harus terus diaktualisasikan agar relevan dengan tantangan zaman.
Menurutnya, semangat persatuan, perjuangan, dan kontribusi generasi muda perlu diwujudkan melalui program nyata yang berdampak langsung bagi kemajuan Maluku Utara.
Secara khusus, Sarbin meminta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku Utara, Asrul Gandi, agar memprioritaskan program pembinaan atlet pada 2027 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Saya meminta ada kerja sama antara Dispora dan para pelatih untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat melalui kejuaraan sebagai persiapan PON ke depan,” ujarnya.
Sarbin menilai, penjaringan atlet berbakat perlu dilakukan secara terencana melalui berbagai kejuaraan. Dengan demikian, atlet muda yang memiliki potensi dapat teridentifikasi lebih awal dan memperoleh pembinaan yang memadai untuk meningkatkan kemampuan serta daya saing.
Selain mendorong prestasi olahraga, Wagub juga menyoroti pentingnya menjadikan berbagai ajang olahraga sebagai ruang promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Ia menekankan bahwa kehadiran masyarakat dalam kegiatan olahraga seharusnya tidak sekadar untuk meramaikan acara, tetapi juga menjadi peluang untuk mengenal dan membeli produk yang dihasilkan pelaku usaha lokal.
Menurut Sarbin, dukungan masyarakat terhadap produk UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan pemasaran, mulai dari pasar lokal dan regional hingga membuka peluang menembus pasar global.
“Ibu Gubernur meminta, dengan digelarnya ajang olahraga, produk-produk pelaku usaha kecil mendapatkan tempat yang memadai di tengah pasar, baik lokal, regional, maupun pasar global,” pungkasnya.
Pemprov Maluku Utara berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dapat menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelajar, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen masyarakat.
Melalui momentum tersebut, semangat kepemudaan diharapkan tidak hanya tercermin dalam kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui peningkatan prestasi, pengembangan potensi generasi muda, serta penguatan ekonomi kerakyatan demi mendorong Maluku Utara yang semakin maju.






