Peletakan Batu Pertama Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara, Gubernur Minta Dukungan Semua Pihak

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur saat peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara.

Pj Gubernur saat peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara.

MARASAI.iD – Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara oleh Penjabat Gubernur, Samsuddin A Kadir yang dilaksanakan pada pada Jumat (30/8/2024) di Sofifi.

Pj Gubernur Maluku Utara, dalam sambutnya menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan kantor bahasa di Sofifi.

“Kehadiran Kantor Bahasa di Sofifi sangat penting untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah kita. Ini juga sejalan dengan amanah UUD Pasal 32 yang menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai kebudayaan serta bahasa daerah sebagai kekayaan nasional,” ungkap Samsuddin.

Dia juga mengingatkan pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pembangunan ini berjalan lancar dan sesuai dengan target.

“Mari kita bersama-sama menjaga sinergitas untuk membangun Maluku Utara, sehingga itu dukungan semua pihak sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Foto bersama  usai peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara.

Selain Pj Gubernur, acara ini dihadiri oleh Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, serta Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara, Arie Andrasyah Isa.

Baca Juga :  Pj Gubernur Puji Inovasi RSU Sofifi dalam Tasyakuran HUT ke-8

Ketua Panitia, Abdul Rahim Husin, dalam laporannya ia mengakui bahwa progres pembangunan saat ini masih minim, baru mencapai 4,9 persen.

“Kami menghadapi beberapa kendala, sehingga mohon bantuan dan dukungan dari semua pihak. Bukan hanya kami yang akan menerima manfaat dari pembangunan ini, tetapi juga masyarakat sekitar, termasuk para sopir truk yang terlibat,” kata Abdul Rahim.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara, Arie Andrasyah Isa, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan kantor baru ini.

“Setelah lebih dari satu dekade berada di Ternate, akhirnya kami mendapatkan kepercayaan untuk membangun kantor bahasa di Sofifi. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja kami dalam melayani masyarakat di Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.

Baca Juga :  Bangun Kantor di Sofifi, Pj Sekprov Puji Hidayatullah

Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan bahwa pembangunan kantor ini telah melalui proses yang panjang.

“Tanah untuk kantor ini sudah dibeli lebih dari 10 tahun yang lalu, tetapi baru tahun ini kami mendapatkan anggaran dari pemerintah untuk memulai pembangunan. Proses ini juga memerlukan izin prinsip dari Presiden, yang baru diperoleh pada bulan Juli tahun ini,” jelas Hafidz.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan gedung ini harus selesai dalam waktu yang singkat, hanya dalam empat bulan tersisa di tahun 2024.

“Kami harus bekerja keras dan bersinergi untuk memastikan pembangunan ini selesai tepat waktu,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kapolresta Tidore, AKBP Yurri, Kapolsek Oba Utara, sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemprov Malut, Camat Oba Utara, Kades Bukit Durian, tokoh agama dan tokoh adat setempat.

Berita Terkait

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Berita Terbaru