SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Ternate secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi bulan Juni dan Juli tahun 2025. Kegiatan launching ini digelar di depan Benteng De Verwachting Sanana, Rabu (30/7/2025).
Peluncuran penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh 91 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Desa Mangon dan Desa Fagudu. Masing-masing KPM menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram untuk alokasi dua bulan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepulauan Sula, Siti Hawa Marasabessy dalam laporannya menjelaskan, bantuan ini merupakan program Badan Pangan Nasional yang telah berjalan sejak 2023, menggunakan anggaran dari APBN. Penyaluran dilakukan oleh Perum Bulog berdasarkan penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional.
“Pemda Kepulauan Sula berperan sebagai pelaksana teknis sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 01/TS.03.03/K/1/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran,” jelas Siti Hawa.
Untuk tahap pertama, penyaluran akan dilanjutkan ke enam kecamatan di Pulau Sulabesi, dengan rincian sebagai berikut:
Kecamatan Sanana: 511 KPM (1.022 kg)
Sanana Utara: 266 KPM (532 kg)
Sulabesi Barat: 227 KPM (454 kg)
Sulabesi Selatan: 283 KPM (566 kg)
Sulabesi Timur: 303 KPM (606 kg)
Sulabesi Tengah: 209 KPM (588 kg).
Secara keseluruhan, total penerima bantuan tahap pertama mencapai 1.884 orang, dengan jumlah beras sebanyak 3.768 kilogram. Adapun total alokasi bantuan untuk Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2025 menyasar 3.315 KPM.
Siti Hawa menambahkan bahwa data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diperbarui oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).
“Saat ini kami menunggu jadwal penyaluran selanjutnya dari Bulog Kancab Ternate,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta TNI dan Polri atas sinergi dalam menyalurkan bantuan hingga ke pelosok wilayah Kepulauan Sula.
“Program ini merupakan instruksi Presiden yang dilaksanakan secara berjenjang dari pemerintah pusat hingga daerah,” ungkapnya.






