STQH XXVIII Tingkat Provinsi Malut Resmi Dibuka, Simbol Toleransi dan Syiar Islam

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Malut, Sarbin Sehe saat membuka kegiatan STQH di Sofifi.

Wagub Malut, Sarbin Sehe saat membuka kegiatan STQH di Sofifi.

SOFIFI – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-XXVIII tingkat Provinsi Maluku Utara resmi dibuka di Astaka Masjid Raya Shaful Khairaat, Sofifi, Minggu (15/6/2025).

Kegiatan yang akan berlangsung hingga 18 Juni ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dengan pemukulan tifa dan penekanan tombol sirene bersama unsur Forkopimda, kepala daerah, Ketua LPTQ, dan Kakanwil Kemenag.

Rangkaian pembukaan diawali parade devile kafilah dari 10 kabupaten/kota yang diiringi marching band. Menariknya, lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ dinyanyikan oleh paduan suara Gereja Galala, juara Pesparawi Tidore Kepulauan, sebagai simbol toleransi antarumat beragama.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe berharap STQH menjadi ajang melahirkan generasi Qurani yang tak hanya unggul dalam bacaan dan hafalan, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Disdik Kepulauan Sula Sosialisasikan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

“STQH ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga wahana mempererat ukhuwah Islamiyah, Insaniyah, dan Wathaniyah,” ujar Sarbin.

Ia juga mengingatkan para dewan hakim untuk menjunjung tinggi amanah, keadilan, dan objektivitas dalam menilai para peserta.

Sementara Ketua LPTQ Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menyebut STQH sebagai momentum menanamkan nilai-nilai peradaban Qurani dalam diri generasi muda Malut.

“Lantunan ayat Al-Qur’an harus mampu melahirkan generasi dengan kecerdasan spiritual, sosial, dan moral sebagai modal membangun Indonesia Emas,” tuturnya.

Senada, Kakanwil Kemenag Malut, Amar Manaf, menegaskan bahwa STQH bukan semata ajang perlombaan, tapi sarana membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Al-Qur’an harus mampu membentuk karakter kesalehan sosial dan menumbuhkan kecintaan terhadap bumi dan lingkungan, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Ar-Rum ayat 41,” ujar Amar.

Baca Juga :  Irfan Soekoenay: Pemekaran Kota Sofifi Harus Lewat Jalur Formal dan Konstitusional

Ketua Panitia STQH XXVIII, Kadri Laetje, dalam laporannya menyebutkan STQH tahun ini diikuti 141 peserta (71 putra dan 70 putri) serta 150 pelatih. Total kafilah yang terlibat mencapai 304 orang dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.

Berikut sebaran kafilah peserta: Kota Ternate: 40, Kota Tidore Kepulauan: 38,Halmahera Barat: 34, Halmahera Tengah: 31, Halmahera Timur: 39, Halmahera Utara: 26, Halmahera Selatan: 31, Pulau Morotai: 30, Kepulauan Sula: 16, Pulau Taliabu: 19

Kegiatan STQH XXVIII ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala daerah, pimpinan OPD Pemprov Malut, tokoh agama, ASN, media, dan masyarakat.

Berita Terkait

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar
Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah
Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu
Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:57 WIB

Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46 WIB

Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:47 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:15 WIB

Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:04 WIB

Gelar DKT, Balai Bahasa Malut Susun Modul Pembelajaran Bahasa Sawai di Halteng

Berita Terbaru