Logo HUT ke-22 Kepulauan Sula Resmi Diluncurkan, Sarat Makna Filosofis

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo HUT ke-22 Kabupaten Kepulauan Sula.

Logo HUT ke-22 Kabupaten Kepulauan Sula.

MARASAI.iD – Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Kepulauan Sula resmi meluncurkan logo peringatan yang akan dirayakan pada 31 Mei 2025 mendatang. Logo tersebut tidak hanya menjadi simbol visual perayaan, tetapi juga mengandung makna filosofis yang menggambarkan jati diri serta semangat masyarakat Sula.

Ketua Panitia HUT, Kamarudin Mahdi, menjelaskan bahwa desain logo dirancang secara khusus untuk mencerminkan nilai-nilai kultural, sejarah, serta potensi daerah yang dimiliki oleh Kepulauan Sula. Ia menyebut, logo itu merupakan representasi dari cinta masyarakat terhadap tanah kelahiran mereka.

“Logo ini bukan hanya sekadar gambar, tapi penuh makna. Setiap elemen dalam desainnya menggambarkan jati diri dan kebanggaan masyarakat Sula terhadap tanah kelahiran mereka,” ujarnya kepada awak media, Jumat (2/5/2025).

Secara visual, logo menampilkan dua angka 2 yang saling berhadapan dan membentuk simbol hati. Di dalamnya terdapat peta Kepulauan Sula—yakni Mangoli dan Sulabesi—yang dimaknai sebagai bentuk cinta masyarakat Pia Sua terhadap Hai Poa Bai, tanah yang dicintai dan dijunjung tinggi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Maluku Utara, Bidang PHI Disnakertrans Gelar Pelatihan SIO

Selain itu, angka 22 sebagai penanda usia Kabupaten Kepulauan Sula juga dihiasi ornamen khas seperti buah cengkih di bagian atas. Cengkih, sebagai salah satu rempah endemik Maluku Utara, merupakan komoditas unggulan Sula yang melambangkan kesejahteraan. Logo ini juga menampilkan ilustrasi Burung Paok, hewan endemik Kepulauan Sula yang dilindungi, sebagai simbol keindahan alam dan kekayaan hayati daerah.

Kekayaan sumber daya alam lainnya turut divisualisasikan dalam desain, seperti Cokelat Sula, Kopi Sula, Kenari, Pala, dan tentu saja Cengkih. Menurut Kamarudin, hal ini bertujuan untuk mengangkat potensi ekonomi lokal sekaligus menanamkan rasa bangga pada produk unggulan daerah.

“Kami ingin menampilkan potensi alam yang menjadi kekuatan ekonomi daerah, sekaligus mengajak masyarakat mencintai dan menjaga kekayaan ini,” tambahnya.

Nuansa warna-warni yang cerah pada logo mencerminkan keceriaan masyarakat Sula, keberagaman suku dan budaya, serta keindahan alam yang dimiliki. Desain ini menjadi simbol semangat persatuan dalam keberagaman, bahwa meskipun berbeda-beda, masyarakat Sula tetap satu dalam visi membangun daerah yang lebih baik.

Baca Juga :  Burnawan Resmi Dilantik Pj Gubernur Malut Sebagai Pj Bupati Morotai

Pada bagian bawah logo, tercantum tulisan tahun 2003–2025 yang menjadi penanda perjalanan Kepulauan Sula sejak resmi terbentuk sebagai kabupaten hingga memasuki usia ke-22 tahun. Logo ini juga menyertakan kalimat “SULA BAHAGIA”, yang merupakan akronim dari Bersih, Aman, Hebat, Adil, Giat, Inovatif, dan Agamais—sebuah visi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, beriman, dan berakhlak mulia.

“Visi ini menjadi semangat bersama menuju Kabupaten Sula yang lebih bahagia dan berdaya saing,” pungkas Kamarudin.

Peluncuran logo ini menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-22 Kepulauan Sula, yang diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan dan meningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan daerah.

Berita Terkait

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat
Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf
Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah
Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua
Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi
Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB
Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi
Berita ini 261 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Sabtu, 11 April 2026 - 20:23 WIB

RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

Selasa, 7 April 2026 - 15:22 WIB

Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah

Minggu, 5 April 2026 - 16:08 WIB

Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua

Senin, 30 Maret 2026 - 16:21 WIB

Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:48 WIB

Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:28 WIB

Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi

Berita Terbaru