MARASAI.iD — Dalam rangka memperingati Milad ke-108 ‘Aisyiyah dan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan bertajuk “Sharing Best Practice Perempuan dan Anak” dengan tema “Dari Luka Menjadi Kekuatan: Kisah dan Harapan di Balik Kekerasan Perempuan dan Anak”, Rabu (30/4/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan DP3A Provinsi Maluku Utara dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa, guru, serta para pemerhati perempuan dan anak dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Maluku Utara, Ir. Hj. Sri Haryanti Hatary, S.H., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respon atas meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang tidak hanya menyisakan luka fisik tetapi juga berdampak besar pada kondisi psikologis korban.
“Kami ingin memberikan ruang aman bagi para penyintas untuk bercerita, sekaligus menjadi pengingat bahwa dari luka-luka itu bisa lahir kekuatan dan harapan baru,” ujar Sri Haryanti.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu kekerasan berbasis gender.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk tidak menutup mata terhadap realitas yang dihadapi oleh perempuan dan anak. Ini adalah momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, sekolah, dan organisasi perempuan agar lebih aktif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan,“ tegasnya.
Menurutnya, ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah telah berkomitmen dalam perjuangan hak-hak perempuan dan anak sejak lama, dan kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata dari dakwah sosial yang berkelanjutan.
Acara ini turut menghadirkan sejumlah narasumber yang merupakan penyintas kekerasan, aktivis perempuan, dan tenaga psikolog, yang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mendampingi korban serta membangun kembali kepercayaan diri mereka.






