MARASAI.iD – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan publik. Program ini diresmikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadri La Etje, di Puskesmas Galala, Senin (10/2/2025).
Dalam sambutannya, Kadri menyampaikan bahwa PKG merupakan bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045, yang telah ditetapkan melalui delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
“PKG nantinya akan dilaksanakan pada Hari Ulang Tahun bagi seluruh masyarakat Indonesia sebagai kado dari pemerintah. Tujuannya untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, mencegah penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Kadri.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Idhar Sidi Umar, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan prinsip pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas.
“Program ini akan dimulai dengan tahap awal bagi warga yang lahir pada Januari hingga Maret, dan berlaku hingga 30 April 2025,” jelas Idhar.
Dilansir dari laman Kantor Staf Presiden (ksp.go.id), pemeriksaan kesehatan gratis ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kelompok usia, yaitu:
Bayi hingga balita: Pemeriksaan dilakukan sesuai jadwal imunisasi dan tumbuh kembang.
Anak usia sekolah: Pemeriksaan dilakukan saat memasuki tahun ajaran baru.
Di luar usia sekolah: Pemeriksaan dijadwalkan pada hari ulang tahun dengan toleransi satu bulan.
Jenis pemeriksaan yang diberikan juga disesuaikan dengan tahapan usia peserta:
Bayi baru lahir: 6 jenis pemeriksaan. Balita: 8 jenis pemeriksaan. Anak usia sekolah (SD hingga SMA): 11 hingga 13 jenis pemeriksaan. Dewasa dan lansia: 19 jenis pemeriksaan.
Kadri berharap agar fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS serta Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), segera melakukan persiapan.
“Puskesmas, FKTP, dan Labkesmas diharapkan melakukan koordinasi, sosialisasi, serta menyediakan sumber daya yang dibutuhkan agar program ini dapat terlaksana dengan baik dan masyarakat Maluku Utara merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Peresmian program PKG ini ditandai dengan pemukulan alat musik Tifa oleh Asisten I Kadri La Etje. Setelah itu, ia bersama Kepala Dinas Kesehatan Maluku Utara, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Direktur RSU Sofifi, serta perwakilan BPJS dan Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan meninjau kesiapan layanan di beberapa ruangan, seperti ruangan dewasa, anak, dan laboratorium.
Masyarakat dapat mengakses pemeriksaan kesehatan gratis ini dengan tiga cara, yaitu melalui aplikasi Satu Sehat Mobile, layanan WhatsApp Kemenkes, atau langsung datang ke Puskesmas terdekat.






