Pemprov Malut Dukung Usaha Perhutanan Sosial

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Haryati Hatari.

Sri Haryati Hatari.

MARASAI.iD – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Pokja Percepatan Perhutanan Sosial menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Perhutanan Sosial Tahun 2024, bertempat di Hotel Bela, Ternate, pada Senin (30/9/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Setda Malut, Sri Haryati Hatari, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya implementasi Integrated Area Development berbasis perhutanan sosial untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

Menurut Sri, percepatan perhutanan sosial merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2023. Kebijakan ini ditujukan untuk pengentasan kemiskinan serta penguatan ekonomi masyarakat yang tinggal di dalam atau di sekitar kawasan hutan.

Baca Juga :  Artis Lokal Ramaikan Peringatan HKN ke-59 di Sula

“Perhutanan sosial harus menjadi alat yang efektif untuk mendorong ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam upaya ini secara sistematis.

“Tidak bisa hanya satu sektor saja yang bergerak. Semua perangkat daerah harus terlibat untuk memastikan keberhasilan program ini,” kata Sri Haryati.

Baca Juga :  Jadi Pembicara Seminar di Kantor Penghubung, Kadis Nakertrans Malut Bahas Kesempatan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

Selain itu, ia menyoroti perlunya skema permodalan yang mendukung Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), dengan memberikan kemudahan akses modal bagi para anggotanya.

Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan skala ekonomi serta memberi nilai tambah terhadap produk-produk yang berasal dari kawasan hutan.

“Dengan Integrated Area Development, kita ingin menciptakan sinergi yang kuat antara pengelolaan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui nilai tambah produk di dalam maupun sekitar kawasan hutan,” pungkas Sri Haryati.

 

Berita Terkait

Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel
Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara
Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat
Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Bukan Penyerobotan Lahan, Ini Kesepakatan: Suara Warga Kawasi dan Soligi
Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat
Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:28 WIB

Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:27 WIB

Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:55 WIB

Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:21 WIB

Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 09:24 WIB

Bukan Penyerobotan Lahan, Ini Kesepakatan: Suara Warga Kawasi dan Soligi

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Sabtu, 11 April 2026 - 20:23 WIB

RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

Berita Terbaru