Gubernur Sherly Kobarkan Semangat Kemerdekaan Bersama 240 Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Maluku Utara

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sherly Laos di tenagh anak-anak sekolah rakayat

Gubernur Sherly Laos di tenagh anak-anak sekolah rakayat

HALMAHERA BARAT — Suara lagu-lagu kebangsaan menggema dari halaman Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (6/8). Di tengah rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung sejak 30 Juli 2026, suasana penuh semangat dan haru menyelimuti sekolah berasrama yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebanyak 240 siswa yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 secara resmi memulai perjalanan pendidikan mereka di Sekolah Rakyat. Program tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui sistem pendidikan terpadu dan berasrama.

Kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, disambut antusias oleh para siswa. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Penjabat Kepala Sekolah Rakyat, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Sherly berbaur dengan para siswa yang menyambutnya dengan sorak-sorai penuh semangat.

Momentum tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di hadapan ratusan siswa, Sherly mengajak mereka memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Menanti Pengakuan di Ujung Pengabdian: Jalan Panjang Pejuang PPPK

“Semangat semua?” sapa Sherly dari atas podium, yang langsung disambut jawaban serempak dari para siswa.

Selain berdialog mengenai pengalaman mereka selama mengikuti MPLS, Gubernur juga memberikan motivasi agar para siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sungguh-sungguh.

“Anak-anak harus percaya bahwa masa depan tidak ditentukan oleh keadaan ekonomi keluarga, tetapi oleh semangat belajar, disiplin, dan kerja keras,” pesannya.

Penjabat Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Maluku Utara, Nurhasni Ibrahim, menjelaskan bahwa sekolah tersebut kini telah resmi beroperasi dengan mengintegrasikan siswa dari berbagai daerah ke dalam satu kawasan pendidikan yang terpadu.

Menurutnya, kunjungan Gubernur menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Kunjungan Ibu Gubernur ke Sekolah Rakyat merupakan bentuk apresiasi sekaligus perhatian pemerintah terhadap upaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak di Maluku Utara,” ujar Nurhasni.

Suasana hangat juga terlihat saat salah seorang siswi, Nadira Jamil (13), mendapat kesempatan bertemu dan bersalaman langsung dengan Gubernur.

Baca Juga :  Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel

Dengan wajah malu-malu, Nadira mengaku sangat senang.

“Ibu Gubernur cantik sekali,” ucapnya singkat sambil tersenyum.

Menjelang akhir kunjungannya, Sherly kembali mengingatkan bahwa perjuangan generasi muda saat ini bukan lagi melalui peperangan, melainkan melalui pendidikan.

“Mengisi kemerdekaan hari ini bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan dengan belajar sungguh-sungguh agar kelak menjadi generasi yang mampu membangun Maluku Utara,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlanjutan Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Melalui konsep pendidikan terpadu dengan sistem berasrama, Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak generasi yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Di sisi lain, program ini juga dipandang sebagai salah satu strategi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara.

Berita Terkait

Fifian Adeningsi Mus Dipercaya Pimpin DPC HKTI Kepulauan Sula
Polda Malut Panen Perdana Melon Hidroponik, Dorong Lahan Terbatas Jadi Sumber Pangan
Pendapatan APBD-P Maluku Utara 2026 Naik 18,66 Persen, Belanja Capai Rp3,659 Triliun
Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:46 WIB

Fifian Adeningsi Mus Dipercaya Pimpin DPC HKTI Kepulauan Sula

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

Polda Malut Panen Perdana Melon Hidroponik, Dorong Lahan Terbatas Jadi Sumber Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 11:53 WIB

Pendapatan APBD-P Maluku Utara 2026 Naik 18,66 Persen, Belanja Capai Rp3,659 Triliun

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Berita Terbaru

Good News

Fifian Adeningsi Mus Dipercaya Pimpin DPC HKTI Kepulauan Sula

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:46 WIB