SANANA-Minimnya Guru Penggerak di Kepulauan Sula, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, telah membuka pendaftaran Calon Guru Penggerak pada tanggal, 18 September dan ditutup 20 September 2023. Diketahui hingga kini, terdapat 50 peserta yang resmi mendaftar dan siap mengikuti seleksi.
Calon Guru Penggerak yang terdaftar dan sudah dinyatakan sebagai peserta, yaitu dari Dinas Pendidikan mulai dari Guru SD dan SMP sebanyak 40 orang, sedangkan untuk Pendidikan Menengah untuk SMA/SMK dan SLB diikuti sebanyak 10 orang.
“Jumlah total peserta Calon Guru Pnggerak Kabupaten Kepulauan Sula sebanyak 50 orang yang akan ikut dalam tahapan seleksi yang akan dilaksanakan oleh panitia, dalam hal ini Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset, dan Teknologi,” ungkap Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan (Kabid GTK), M. Rizal Kailul. Selasa, (3/10/2023).
Kata Rizal, terkait dengan persiapan tes, panitia lokal dari Dinas Pndidikan Kepulauan Sula sudah mulai melaksanakan tahapan, yakni mulai pengajuan daftar nama pesertan ke Balai Guru Pnggerak (BGP) Provinsi Maluku Utara di Ternate dan diteruskan juga ke Panitia Pusat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemnterian Pendidikan melalui link yang sudah disediakan.
“Kemudian pemberkasan yang sudah dilakukan oleh peserta sesuai dengan persyaratan yang harus disiapkan oleh peserta. Semua persiapan sudah kami lakukan, menunggu waktu pelaksanaannya pada tanggal, 10-11 Oktober 2023. Jadi, waktu pelaksanaan selama dua hari,” jelasnya.
Menurutnya, hasil seleksi akan diumumkan pada Desember 2023, karena masuk tahun 2024 mulai awal tahun pada bulan Januari sudah masuk tahapan Pendidikan bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi.
“Prosedur pelaksanaan tes terbagi atas dua tahap . Tahap satu, CV (Esay). Tahap dua, simulasi mengajar dan wawancara,” ujarnya.
Rizal pun berharap, dengan adanya Program Guru Pnggerak bagi Calon Guru Penggerak yang dilksanakan oleh Pemerintah dapat melahirkan Guru-guru handal yang nantinya menambah kouta Guru Pnggerak di Kabupaten Kepulauan Sula. Mengingat, saat ini di Kepulauan Sula, Guru Penggerak hanya terdiri dari tiga orang, satu orang di SMP, dan dua orang di SMA/SMK.
“Jumlah Guru Penggerak di Kepulauan Sula terbilang paling sedikit dari jumlah Guru Penggerak yang ada di Kabupaten/Kota lain di Propinsi Maluku Utara. Untuk itu, saya berharap, semua peserta yang sudah terdaftar sebagai peserta agar dapat mengikuti kegiatan seleksi yang akan dilaksanakan nanti dengan penuh rasa tanggung jawab dan kompoten, sehingga insya Allah Kabupaten Kepulauan Sula juga bisa menghasilkan Guru-guru Penggerak yang mammpu menciptakan ruang diskusi positif dan kerja sama antar Guru dan pemangku kepentingan di dalam maupun di luar lngkungn sekolah, guna meningkatkan kualitas Pendidikan di Kepulauan Sula,” pintanya mengakhiri.
Reporter: Am Teapon






