TIDORE — Komunitas Pecinta Lingkungan Hidup Lintas Agama (Kasih Alam) Maluku Utara menggelar gerakan lingkungan bertajuk “Merdeka Bernapas” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wakil Ketua Kasih Alam Maluku Utara, Rahmatullah Yahya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas lingkungan melalui gerakan menanam pohon.
“Kegiatan ini bertujuan mengedukasi dan mengajak komponen masyarakat untuk menanam demi udara bersih dan bumi yang lestari,” kata Rahmatullah.
Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai. Kegiatan dipusatkan di tiga lokasi, yakni Kantor Camat Oba Tengah, Puskesmas Akelamo, dan SMA Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan.
Menurut Rahmatullah, gerakan “Merdeka Bernapas” tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam gerakan tersebut, Kasih Alam Maluku Utara mengusung semangat “1 Pengantin 1 Pohon, 1 Anak 1 Pohon, 1 Keluarga 1 Pohon, dan 1 Komunitas 1 Pohon.” Konsep ini diharapkan dapat mendorong setiap elemen masyarakat mengambil bagian dalam penghijauan lingkungan.

Penanaman pohon dinilai memiliki banyak manfaat, di antaranya menyediakan udara yang bersih dan segar, mengurangi polusi serta dampak pemanasan global, menjaga ketersediaan air dan kesuburan tanah, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari bagi generasi mendatang.
Rahmatullah berharap gerakan tersebut dapat berkembang menjadi kebiasaan bersama di tengah masyarakat, sehingga kegiatan menanam dan merawat pohon tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan.
“Mari bersama menanam, merawat dan menjaga. Satu pohon hari ini, kehidupan untuk esok hari,” menjadi semangat yang diusung Kasih Alam Maluku Utara melalui gerakan tersebut.
Kasih Alam Maluku Utara juga mengajak seluruh komponen masyarakat, lintas agama dan lintas kelompok, untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.
Melalui gerakan “Merdeka Bernapas”, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan, tetapi juga diwujudkan melalui tanggung jawab bersama untuk menjaga bumi agar tetap hijau, sehat, dan layak dihuni oleh generasi mendatang.






