Festival Tanjung Waka 2024 Mendorong Pariwisata Berbasis Pelestarian Ekosistem Laut dan Budaya Lokal

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parade perahu pada festival tanjung waka 2024.

Parade perahu pada festival tanjung waka 2024.

MARASAI.iD -Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut), mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah Kepulauan Sula dalam pelaksanaan Festival Tanjung Waka (FTW) tahun 2024 di Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur.

FTW 2024 tidak hanya dilihat dari keberadaan tarian Laka Baka yang mampu mencetak sejarah baru pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), tetapi juga menjadi platform penting untuk mendorong pariwisata berbasis pelestarian ekosistem laut dan budaya lokal.

Mewakili Pj. Gubernur Maluku Utara, Nurlaila Muhammad menilai, Pemerintah Daerah Kepulauan Sula mampu berinisiatif dan berinovasi dalam memadukan seni, lingkungan, dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Diskominfo Sula Gelar Ngobrol Santai Bersama Wartawan

“Festival ini adalah langkah strategis dalam mempromosikan destinasi unggulan berbasis ekosistem dan budaya. Selain itu, ini menjadi ajang bagi industri kreatif di Maluku Utara untuk bersaing di pasar nasional dan internasional,” jelas Nurlaila.

Terpisah, Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus pun menyentil pentingnya pelestarian lingkungan dalam penyelenggaraan festival.

“Melalui event ini, kami ingin menciptakan kebiasaan sehari-hari untuk menjaga lingkungan hidup. Salah satunya dengan memanfaatkan material ramah lingkungan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Generasi Obi Tumbuh Berdaya Bersama Industri: Kisah Angki, Yokber, dan Sifa di Harita Nickel

Diketahui, pergelaran FTW dikunjungan tamu VVIP ke stand UMKM, menampilkan produk-produk lokal unggulan yang mencerminkan kekayaan alam dan budaya Kepulauan Sula.

FTW kini menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ini adalah komitmen nyata untuk melestarikan budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, dan menjaga keseimbangan ekosistem demi masa depan serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi
Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK
Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien
Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik
Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026
Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan
Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:20 WIB

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:07 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:56 WIB

Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien

Senin, 13 Juli 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 19:27 WIB

Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:54 WIB

Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM

Berita Terbaru