Pemprov Malut Bangun 700 Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perkim Malut Musyrifah Alhadar. (doc
: Ady)

Kadis Perkim Malut Musyrifah Alhadar. (doc : Ady)

SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menargetkan pembangunan 700 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2025. Program ini menjadi salah satu prioritas 100 hari kerja Gubernur Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Tahap awal akan menyasar Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Barat, dan Halmahera Timur. Kepala Dinas Perkim Malut, Musrifah Alhadar, mengatakan program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat miskin ekstrem, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :  Dialog Publik Bahas Polemik Nelayan Morotai: Soroti Pengawasan dan Perlindungan Hak

“Kalau hanya dapur yang rusak, kita perbaiki dapurnya. Tapi jika rumah sudah tidak layak sama sekali, akan dibangun baru. Semua berdasarkan 14 kriteria kemiskinan ekstrem,” jelas Musrifah, Senin (19/5/2025).

Pelaksanaan program dibagi dalam tiga bentuk intervensi: pembangunan dapur sehat, rehabilitasi rumah, dan pembangunan baru. Salah satu syarat utama adalah penerima bantuan harus memiliki lahan yang sah untuk menghindari sengketa di kemudian hari.

Baca Juga :  Fraksi DPRD Tidore Berbeda Sikap Soal Rencana Revisi Tunjangan

Seluruh pembiayaan bersumber dari APBD Provinsi Malut. Musrifah berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, dapat memberikan dukungan tambahan agar cakupan program semakin luas.

“Semoga kunjungan Ibu Gubernur ke Menteri PUPR membuahkan hasil sehingga dukungan pusat bisa membantu mempercepat realisasi target,” ujarnya.

Berita Terkait

28 Pendaftar, 17 Lolos Administrasi: Seleksi KIP Malut Masuk Tahap Penilaian Potensi
Sempat Ditunda karena Pergantian Timsel, Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Malut 2025–2029 Kini Dibuka Kembali
Kabid Bina Marga PUPR Malut: Infrastruktur Jalan Penopang Daya Saing Daerah
Pemprov Segera Buka Seleksi KIP Malut, Berikut Jadwal dan Tahapannya
Wali Kota Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Harga Mati bagi ASN dan PPPK Tidore
PUPR Malut Tindak Lanjuti Pertemuan Gubernur dengan Kepala LKPP, Bahas Kontrak Payung dan Katalog Versi 6
Wawali Tidore Apresiasi Pelatihan Integritas dan Antikorupsi Dasar
Pemkot Tidore Apresiasi Desa Tadipi jadi Kampung Pramuka
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 07:50 WIB

28 Pendaftar, 17 Lolos Administrasi: Seleksi KIP Malut Masuk Tahap Penilaian Potensi

Senin, 3 November 2025 - 07:09 WIB

Sempat Ditunda karena Pergantian Timsel, Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Malut 2025–2029 Kini Dibuka Kembali

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:12 WIB

Kabid Bina Marga PUPR Malut: Infrastruktur Jalan Penopang Daya Saing Daerah

Jumat, 10 Oktober 2025 - 03:41 WIB

Pemprov Segera Buka Seleksi KIP Malut, Berikut Jadwal dan Tahapannya

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:27 WIB

Wali Kota Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Harga Mati bagi ASN dan PPPK Tidore

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:21 WIB

PUPR Malut Tindak Lanjuti Pertemuan Gubernur dengan Kepala LKPP, Bahas Kontrak Payung dan Katalog Versi 6

Senin, 29 September 2025 - 18:09 WIB

Wawali Tidore Apresiasi Pelatihan Integritas dan Antikorupsi Dasar

Minggu, 21 September 2025 - 09:02 WIB

Pemkot Tidore Apresiasi Desa Tadipi jadi Kampung Pramuka

Berita Terbaru