Duta Besar Spanyol Kunjungi Tidore, Muhammad Sinen: Ini Kunjungan Kekeluargaan

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senen foto bersama dengan Kedubes Spanyol.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senen foto bersama dengan Kedubes Spanyol.

TIDORE – Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Francisco de Asis Aguilera Aranda, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tidore Kepulauan, Minggu (13/7/2025).

Kunjungan ini dirangkaikan dengan kegiatan kebudayaan yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Tugulufa.

Kedatangan Duta Besar Aguilera Aranda disambut hangat oleh Sultan Tidore, Haji Husain Alting Sjah, dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.

Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menegaskan bahwa kunjungan ini bukanlah kunjungan biasa, melainkan kunjungan yang penuh makna sejarah dan emosional.

Baca Juga :  Sofifi Siap Gelar Musrenbang Pertanian 2026, Anwar Husen: Ada Sejumlah Kegiatan Menarik

“Ini adalah kunjungan kekeluargaan. Dalam catatan sejarah, Tidore memiliki hubungan yang sangat baik dengan Kerajaan Spanyol. Karena itu, kami menerima Tuan Duta Besar layaknya orang Tidore yang pulang ke kampung halamannya,” ungkap Sinen.

Ia juga mengingatkan kembali pertemuan bersejarah antara rakyat Tidore dan bangsa Spanyol yang terjadi pada 8 November 1521. Saat itu, armada Spanyol yang dipimpin Juan Sebastian Elcano dengan kapal Victoria dan Trinidad berlabuh di perairan Tidore dan disambut oleh Sultan Almansyur.

Baca Juga :  Dinas PUPR Maluku Utara Refocusing Anggaran untuk Lunasi Utang Rp 110 Miliar

Tak hanya itu, lanjut Sinen, kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat peran penting Tidore dalam sejarah dunia, khususnya dalam jalur rempah.

“Tidore adalah titik nol jalur rempah. Dari sinilah rempah-rempah, terutama cengkeh, pertama kali diekspor ke Eropa pada 11 Desember 1521. Momen bersejarah ini kemudian dijadikan sebagai Hari Rempah Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sejarah dan budaya antara Indonesia dan Spanyol, khususnya antara Tidore dan bangsa Eropa. (*)

Berita Terkait

28 Pendaftar, 17 Lolos Administrasi: Seleksi KIP Malut Masuk Tahap Penilaian Potensi
Sempat Ditunda karena Pergantian Timsel, Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Malut 2025–2029 Kini Dibuka Kembali
Kabid Bina Marga PUPR Malut: Infrastruktur Jalan Penopang Daya Saing Daerah
Pemprov Segera Buka Seleksi KIP Malut, Berikut Jadwal dan Tahapannya
Wali Kota Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Harga Mati bagi ASN dan PPPK Tidore
PUPR Malut Tindak Lanjuti Pertemuan Gubernur dengan Kepala LKPP, Bahas Kontrak Payung dan Katalog Versi 6
Wawali Tidore Apresiasi Pelatihan Integritas dan Antikorupsi Dasar
Pemkot Tidore Apresiasi Desa Tadipi jadi Kampung Pramuka
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 07:50 WIB

28 Pendaftar, 17 Lolos Administrasi: Seleksi KIP Malut Masuk Tahap Penilaian Potensi

Senin, 3 November 2025 - 07:09 WIB

Sempat Ditunda karena Pergantian Timsel, Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Malut 2025–2029 Kini Dibuka Kembali

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:12 WIB

Kabid Bina Marga PUPR Malut: Infrastruktur Jalan Penopang Daya Saing Daerah

Jumat, 10 Oktober 2025 - 03:41 WIB

Pemprov Segera Buka Seleksi KIP Malut, Berikut Jadwal dan Tahapannya

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:27 WIB

Wali Kota Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Harga Mati bagi ASN dan PPPK Tidore

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:21 WIB

PUPR Malut Tindak Lanjuti Pertemuan Gubernur dengan Kepala LKPP, Bahas Kontrak Payung dan Katalog Versi 6

Senin, 29 September 2025 - 18:09 WIB

Wawali Tidore Apresiasi Pelatihan Integritas dan Antikorupsi Dasar

Minggu, 21 September 2025 - 09:02 WIB

Pemkot Tidore Apresiasi Desa Tadipi jadi Kampung Pramuka

Berita Terbaru