TIDORE – Program KKN Tematik Literasi Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore Tahun 2026 mendapat dukungan dari Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Maluku Utara melalui penyerahan ratusan buku kepada empat desa lokasi KKN. Bantuan tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun budaya baca serta memperkuat fungsi perpustakaan desa sebagai pusat belajar masyarakat.
Empat desa yang menjadi lokus KKN yakni Desa Bobaneigo, Desa Bangkit Rahmat, Desa Akedotilou, dan Desa Akeguraci. Penyerahan bantuan buku berlangsung di Kantor Disarpus Malut, Selasa (10/2/2026), dihadiri jajaran Disarpus, pimpinan Unibrah, serta para kepala desa penerima manfaat.
Ketua Panitia KKN Tematik Literasi Unibrah 2026, Suratman Naim, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Unibrah Tidore dan Disarpus Malut dalam mendukung pelaksanaan pengabdian mahasiswa di desa.
“Kegiatan serah terima bantuan buku ini merupakan kolaborasi Unibrah Tidore dan Disarpus Provinsi Maluku Utara dalam mendukung Program KKN Tematik Literasi Unibrah Tidore Tahun 2026 di empat desa lokus KKN. Kami berharap dengan adanya bantuan buku ini semakin menghidupkan aktivitas perpustakaan desa atau pojok baca,” ujarnya.
Menurutnya, meningkatnya budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia serta capaian pembangunan daerah.
“Dengan meningkatnya budaya baca dan kecakapan literasi akan berpengaruh pada naiknya Indeks Pembangunan Literasi Maluku Utara. Unibrah Tidore sebagai satu-satunya perguruan tinggi di jantung ibu kota provinsi melalui program pengabdian masyarakat akan terus berupaya mendorong peningkatan SDM di daerah. Salah satunya dengan membangun ekosistem literasi dari akar rumput,” tegas Suratman.
Sementara itu, Kepala Desa Akedotilou, Ramli Amri, menyambut baik bantuan buku dan kehadiran mahasiswa KKN di desanya. Ia menilai program literasi sangat membantu dalam menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.
“Kami sangat berterima kasih kepada Disarpus dan Unibrah yang melaksanakan kegiatan KKN tematik literasi di desa kami sehingga membantu kami dalam menumbuhkan budaya baca dan literasi yang saat ini sangat minim,” ucapnya.
Ramli menambahkan, dukungan buku dan pendampingan mahasiswa diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk lebih serius melanjutkan pendidikan. “Saat ini banyak anak-anak lebih memilih bekerja dibanding kuliah. Kami berharap dengan kegiatan literasi ini semangat belajar mereka kembali tumbuh sehingga kualitas SDM desa juga meningkat,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Unibrah berharap program KKN Tematik Literasi tidak hanya menjadi kegiatan akademik semata, tetapi memberi dampak berkelanjutan bagi desa-desa dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan literat.








