Percepat dan Transparan, Pemkot Tidore Gelar Asistensi Pengadaan Barang/Jasa 2026, Wawali Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan UMKM

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman membuka kegiatan secara resmi di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Selasa (10/2/2026).

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman membuka kegiatan secara resmi di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Selasa (10/2/2026).

TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah, Pemkot menggelar kegiatan Asistensi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menegaskan bahwa proses pengadaan barang dan jasa merupakan tahapan krusial dalam memastikan penggunaan anggaran publik berjalan efisien dan transparan.

Menurutnya, kebijakan pengadaan tidak semata-mata berorientasi pada harga termurah, tetapi harus mampu menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas serta memberi dampak luas bagi masyarakat.

“Penting untuk menjadi perhatian kita, bahwa kebijakan pengadaan harus bersifat inklusif. Bukan hanya mencari harga termurah, tetapi juga menghasilkan produk berkualitas, berdampak pada pemerataan ekonomi, pemberdayaan UMKM, peningkatan produk dalam negeri, serta memastikan pengadaan menjadi penggerak layanan publik yang akuntabel, bukan sekadar rutinitas administratif,” ujar Ahmad.

Baca Juga :  Skor SPI 74,37%, Tidore Menjadi Daerah Berintegritas Tertinggi Kedua di Maluku Utara

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur pelaksana pengadaan, khususnya dalam memahami regulasi terbaru, yakni Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Melalui asistensi ini, pelaku pengadaan bersama staf pendukung dapat memperdalam pengetahuan, meningkatkan keahlian, analisis, dan keterampilan sesuai kebutuhan riil di lapangan, sehingga kesalahan dalam proses pengadaan dapat diminimalkan dan layanan publik semakin prima,” tambahnya.

Ahmad berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

“Partisipasi saudara-saudara menjadi tolak ukur keseriusan kita dalam menyukseskan proses pengadaan di Kota Tidore Kepulauan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Tidore Kepulauan, Abdul Wahid Saraha, menjelaskan bahwa kegiatan asistensi ini dilatarbelakangi oleh tingginya porsi kegiatan APBD yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Matangkan Persiapan Penjemputan Gelar Pahlawan Nasional Sultan Zainal Abidin Syah

Selain itu, masih minimnya pemahaman pelaku pengadaan terhadap regulasi dan praktik PBJ, serta banyaknya permasalahan hukum di tingkat pusat maupun daerah yang berkaitan dengan pengadaan, menjadi alasan utama perlunya pendampingan dan penguatan kapasitas.

“Oleh karena itu, kegiatan asistensi ini diharapkan dapat menyatukan pemahaman seluruh pelaku pengadaan, sekaligus menjadi sarana evaluasi pelaksanaan PBJ tahun sebelumnya dan koordinasi pelaksanaan PBJ tahun ini,” jelas Abdul Wahid.

Kegiatan asistensi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Februari 2026, dengan melibatkan peserta dari seluruh OPD, camat, dan lurah. Peserta terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan (PP), bendahara, admin/operator SIRUP, serta personel lain yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Berita Terkait

Sekolah Adat Dodara Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Cinta Budaya pada Siswa Talaga Puncak
DPRD Tidore Desak Penataan Parkir Pelabuhan Galala, Targetkan PAD Lebih Optimal
Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Maksimalkan Reses Lewat Pertemuan dan Blusukan
Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen
DPRD Tidore Bahas Investasi Pariwisata Rum, Dorong Realisasi Kerja Sama
WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun
Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang
Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:59 WIB

Sekolah Adat Dodara Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Cinta Budaya pada Siswa Talaga Puncak

Kamis, 16 April 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tidore Desak Penataan Parkir Pelabuhan Galala, Targetkan PAD Lebih Optimal

Kamis, 16 April 2026 - 17:29 WIB

Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Maksimalkan Reses Lewat Pertemuan dan Blusukan

Rabu, 15 April 2026 - 20:49 WIB

Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen

Senin, 13 April 2026 - 22:59 WIB

WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun

Senin, 13 April 2026 - 13:27 WIB

Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang

Rabu, 8 April 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama

Selasa, 7 April 2026 - 11:01 WIB

Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan

Berita Terbaru