Wawali Ahmad Laiman Dorong Hilirisasi Perkebunan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tidore

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahamd Laiman menghadiri rakor bersama menteri pertanian, Andi Amran Soleman.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahamd Laiman menghadiri rakor bersama menteri pertanian, Andi Amran Soleman.

TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menegaskan pentingnya hilirisasi perkebunan agar masyarakat, khususnya para petani, mampu mengolah hasil bumi menjadi produk bernilai tambah yang siap diekspor ke luar daerah.

Hal itu disampaikan Ahmad Laiman usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Hilirisasi Perkebunan di Maluku Utara yang berlangsung di Ballroom Bela Hotel Ternate, Selasa (28/10/2025).

“Hilirisasi perkebunan ini sangat penting karena masyarakat mampu mengolah hasil bumi untuk diekspor. Pemerintah juga terus berupaya agar para petani di Kota Tidore semakin sejahtera melalui pengelolaan hasil bumi yang lebih produktif,” ujar Ahmad Laiman.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian sangat dibutuhkan bagi daerah-daerah kepulauan seperti Tidore. Terutama dalam pembangunan infrastruktur pertanian, penguatan SDM petani, serta pengembangan industri pengolahan hasil perkebunan seperti kelapa dan pala, yang merupakan komoditas unggulan di Tidore.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hilirisasi hasil perkebunan,” tambahnya.

Ahmad Laiman juga mengungkapkan bahwa beberapa hasil perkebunan di Tidore telah memberikan manfaat nyata bagi petani, namun pengelolaan komoditas seperti kelapa masih dalam tahap pengembangan.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Dorong Investasi Glamping, Bidik PAD dan Serapan Tenaga Kerja

“Untuk kelapa, pengelolaannya masih dalam tahap percobaan. Pemerintah akan mendorong agar pengolahannya dapat ditingkatkan dan dipasarkan lebih luas,” harapnya.

Ia menilai Rakor ini sangat penting sebagai forum sinergi antara kepala daerah dan dinas teknis untuk mengembangkan potensi perkebunan di masing-masing wilayah.

“Dengan kolaborasi semua pihak dan pembukaan lahan pertanian yang maksimal, insya Allah hasilnya akan luar biasa. Hilirisasi ini mempermudah petani untuk melakukan ekspor dan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi,” kata Ahmad Laiman.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembalikan kejayaan rempah Indonesia dengan menjadikan Maluku Utara sebagai sentra rempah global.

“Kami akan mendorong kembali kejayaan rempah Indonesia. Dahulu Portugis dan Belanda datang karena rempah-rempah, kini saatnya kita bangkitkan kembali, dan Maluku Utara akan menjadi sentranya,” tegas Amran.

Ia menambahkan, pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani kelapa melalui hilirisasi industri dan peningkatan harga beli di tingkat petani. Tahun 2026, Kementerian Pertanian menyiapkan program pengembangan 10.000 hektare lahan kelapa di Maluku Utara, yang akan dibagi di beberapa kabupaten/kota.

Baca Juga :  Wagub Malut Sidak Pasar Galala: Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil Jelang Ramadhan

Menurut Amran, langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional memperkuat hilirisasi berbasis daerah sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pertanian kita tidak boleh berhenti di hulu. Petani harus merasakan langsung nilai tambah dari produk mereka,” ujarnya.

Amran juga mengungkapkan keberhasilan hilirisasi daerah saat dirinya melepas ekspor produk olahan kelapa Maluku Utara ke Tiongkok melalui PT NICO di Halmahera Utara.

“Ekspor produk kelapa ke China dan arang tempurung produksi lokal PT NICO menjadi bukti bahwa hilirisasi bisa dilakukan dari tingkat desa,” tutur Amran.

Rakor Hilirisasi Perkebunan tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, seluruh kepala daerah di Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Maluku (melalui zoom meeting), serta para kepala dinas terkait se-Maluku Utara.

Berita Terkait

Pelaku UMKM Soligi dan Kawasi Mengembangkan Usaha di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Pulau Obi
Wagub Malut Dorong Literasi Keuangan Diperkuat untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Mahasiswa KKN UGM, Harita Nickel dan Warga Bahu-Membahu Jaga Pesisir Desa Soligi
Pemprov Maluku Utara Percepat Pembangunan Gudang BULOG untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan
Wagub Malut Tegaskan Subsidi BBM dan Bantuan Perikanan 2026 Hanya untuk Nelayan Aktif
Pemprov Malut dan BI Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI, Pekan QRIS Nasional Diluncurkan di Sofifi
Pemprov Malut Matangkan Persiapan Sambut Kunjungan Wamen Koperasi RI di Ternate
BNI Perkuat Keamanan Digital, Wondr Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Telepon Masuk
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Pelaku UMKM Soligi dan Kawasi Mengembangkan Usaha di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Pulau Obi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Wagub Malut Dorong Literasi Keuangan Diperkuat untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Mahasiswa KKN UGM, Harita Nickel dan Warga Bahu-Membahu Jaga Pesisir Desa Soligi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Pemprov Maluku Utara Percepat Pembangunan Gudang BULOG untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Wagub Malut Tegaskan Subsidi BBM dan Bantuan Perikanan 2026 Hanya untuk Nelayan Aktif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Pemprov Malut dan BI Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI, Pekan QRIS Nasional Diluncurkan di Sofifi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Pemprov Malut Matangkan Persiapan Sambut Kunjungan Wamen Koperasi RI di Ternate

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:35 WIB

BNI Perkuat Keamanan Digital, Wondr Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Telepon Masuk

Berita Terbaru