Hilirisasi Tambang: Janji Kemajuan yang Menghisap Hak Petani Halmahera

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhtar Adam.

Muhtar Adam.

MARASAI.iD – Hilirisasi, yang digembar-gemborkan sebagai jalan menuju kemajuan ekonomi, kini menjadi momok bagi para petani di Halmahera Tengah. Proses yang digadang-gadang membawa transformasi besar itu justru menekan ruang hidup masyarakat lokal, terutama petani, hingga ke ambang keterpurukan.

Dalam praktiknya, program ini memperlihatkan dominasi investasi asing yang mengorbankan hak-hak petani atas lahan mereka sendiri.

Menurut Muhtar Adam, Dosen Ekonomi Universitas Khairun Ternate, hilirisasi yang seharusnya menjadi katalisator pembangunan telah berubah menjadi ancaman nyata. Pemerintah daerah terlihat tidak berdaya dalam melindungi hak masyarakat lokal, sementara Undang-Undang Cipta Kerja yang diharapkan membawa solusi justru memperparah kondisi.

“Undang-undang ini malah semakin menyulitkan pemerintah daerah untuk menjalankan otonomi, yang kini hanya menjadi wacana tanpa implementasi nyata,” jelas Muhtar.

Baca Juga :  Bank Capital Sanana Buka Kredit Pra Pensiun, PNS Bisa Cair Tanpa Potong Gaji

Hilirisasi sering disampaikan dalam pidato-pidato pejabat dengan narasi gemilang, tetapi realitasnya bertolak belakang. Alih-alih menjadi pendorong kesejahteraan, program ini justru meningkatkan inflasi dan memperlebar ketimpangan ekonomi.

Petani dan pelaku ekonomi lokal tidak mendapatkan manfaat dari transformasi ini, sementara keuntungan besar justru dinikmati oleh pejabat dan konglomerasi asing.

“Ironisnya, pertumbuhan ekonomi yang diusung pemerintah lebih dirasakan oleh pihak luar, bukan oleh anak bangsa sendiri. Ini adalah ironi besar yang meminggirkan kesejahteraan rakyat demi ambisi menjadi negara maju,” tambah Muhtar.

Baca Juga :  DWP Diskominfo Kepulauan Sula Luncurkan Produk Ekonomi Kreatif

Namun, secercah harapan muncul melalui visi Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal sebagai prioritas utama.

Muhtar menyoroti kebijakan-kebijakan Prabowo yang menantang kepentingan global demi mendukung petani, nelayan, dan masyarakat kecil.

“Prabowo adalah simbol perjuangan melawan konglomerasi yang melaratkan petani, dengan visi nasionalisme yang tegas untuk memberdayakan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Hilirisasi yang idealnya menjadi solusi bagi kemajuan, kini justru meninggalkan jejak kerugian dan kekecewaan bagi masyarakat lokal.

Pemerintah diharapkan mampu mengembalikan fokus kepada kesejahteraan rakyat, menjadikan transformasi ekonomi ini bukan sekadar retorika, melainkan realita yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemkot Tidore Percepat Langkah Strategis dan Dorong Gerakan Menanam
Pemkot Tidore Dorong Investasi Glamping, Bidik PAD dan Serapan Tenaga Kerja
Pemkot Tidore Bahas Kerja Sama Integrasi Data Pertanahan untuk Optimalkan Pajak Daerah
Pastikan Stok dan Kendalikan Harga, Pemkot Tidore Turun Langsung Sidak Pasar
Pemda Sula dan Perum Bulog Teken NPHD-BAST, Gudang Bulog Segera Dibangun
TPID Tidore Gerak Cepat, Harga Cabai dan Ayam Diinstruksikan Turun di Tengah Lonjakan 230 Daerah
Pemkab Sula dan Perum BULOG Teken MoU Pembangunan Gudang, Siap Perkuat Ketahanan Pangan 2026
RAT Jadi Pilar Demokrasi Ekonomi, KSP dan KUD Bobato Gelar RAT Tahun Buku 2025
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:39 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Tidore Percepat Langkah Strategis dan Dorong Gerakan Menanam

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Pemkot Tidore Dorong Investasi Glamping, Bidik PAD dan Serapan Tenaga Kerja

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:37 WIB

Pemkot Tidore Bahas Kerja Sama Integrasi Data Pertanahan untuk Optimalkan Pajak Daerah

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:39 WIB

Pastikan Stok dan Kendalikan Harga, Pemkot Tidore Turun Langsung Sidak Pasar

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:15 WIB

Pemda Sula dan Perum Bulog Teken NPHD-BAST, Gudang Bulog Segera Dibangun

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:30 WIB

TPID Tidore Gerak Cepat, Harga Cabai dan Ayam Diinstruksikan Turun di Tengah Lonjakan 230 Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Sula dan Perum BULOG Teken MoU Pembangunan Gudang, Siap Perkuat Ketahanan Pangan 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 08:37 WIB

RAT Jadi Pilar Demokrasi Ekonomi, KSP dan KUD Bobato Gelar RAT Tahun Buku 2025

Berita Terbaru