Ongkang-Ongkang Kaki, Ibu DWP BPKAD Malut Diduga Panen 1 Miliar Lebih 

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil pungli berkedok bazar lebaran. (Sumber: Mading DWP BPKAD Malut)

Hasil pungli berkedok bazar lebaran. (Sumber: Mading DWP BPKAD Malut)

MARASAI.id – Dugaan pungutan liar (pungli) yang mencengangkan terjadi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara. Bagaimana tidak, ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang hanya ongkang-ongkang kaki di rumah tapi mampu  memeras pegawai hingga mencapai total Rp 1.197.000.000.

Praktik pungli ini mewajibkan 266 pegawai BPKAD, baik ASN maupun honorer, untuk mengeluarkan sebagian besar dari honor lembur mereka.

Sumber internal BPKAD mengungkapkan, pungli terjadi pada dua momen hari besar, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.

Pada Idul Fitri, pegawai dipaksa membayar bazar kue lebaran dengan potongan sebesar Rp 2.700.000 per orang.

Baca Juga :  Program Pendidikan Gratis Pemprov Malut Dipertanyakan DPRD: “Tiba Saat, Tiba Akal?”

Sementara itu, saat Idul Adha, potongannya mencapai Rp 1.800.000 per orang. Semua dana ini dipotong langsung oleh bendahara.

Artinya, saat lebaran idul Fitri dan idul Adha DWP berhasil “panen” sebanyak Rp 718.200.000 dan Rp 478.800.000 sehingga total dalam satu tahun mencapai Rp 1.197.000.000.

“Kami merasa diperas karena uang yang seharusnya menjadi hak kami dirampas begitu saja,” keluh seorang pegawai yang meminta namanya dirahasiakan.

Banyak pegawai merasa tertekan untuk berpartisipasi karena jumlah uang yang dikeluarkan tidak sebanding dengan nilai kue bazar yang diperoleh.

Baca Juga :  Wagub Malut Soroti Proyek Mangkrak di BPKAD, Ahmad Purbaya Bakal Dipanggil

“Ini sangat memberatkan kami. Tidak ada transparansi mengenai kemana uang itu pergi dan bagaimana penggunaannya,” ujar seorang pegawai lainnya.

Menurut mereka, potongan semacam ini telah terjadi setiap tahun sejak Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya, menjabat.

“Potongan terhadap hak kami ini dilakukan oleh bendahara saat pembayaran lembur secara otomatis terpotong,” ungkap mereka.

Upaya konfirmasi dilakukan kepada Sari salah satu ASN yang diduga sebagai Bendahara DWP saat  di kantor BPKAD tidak bersedia menemui wartawan, meskipun dia berada di kantor tersebut.

Berita Terkait

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Berita ini 747 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Berita Terbaru