SANANA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sula bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pelajar di Kota Sanana. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya melindungi warga dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Maluku Utara.
Ketua KONI Kepulauan Sula, Kamarudin Mahdi, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).
“Melihat kondisi kebakaran hutan yang terjadi di berbagai wilayah hingga berdampak pada kualitas udara di Kota Sanana, kami berinisiatif menggandeng Dinas Kesehatan untuk membagikan masker kepada lansia, masyarakat, dan anak-anak sekolah,” ujarnya.
Menurut Kamarudin, penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan debu dan partikel kabut asap saat beraktivitas di luar ruangan.
Ia pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kualitas udara belum membaik.
Kamarudin berharap, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aksi sosial, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi diri dari dampak pencemaran udara, termasuk risiko gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menggunakan masker dan menjaga kesehatan, sehingga risiko gangguan pernapasan seperti ISPA dapat dicegah,” imbuhnya.
Perhatian khusus juga disampaikan Kamarudin kepada para pelajar agar tidak mengabaikan kesehatan ketika melakukan aktivitas di luar ruang kelas. Ia mengingatkan pentingnya membiasakan diri menggunakan masker serta saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan.
“Kepada adik-adik siswa, saya mengimbau untuk selalu mengenakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Hal sederhana ini sangat berarti untuk menjaga kesehatan kita dan keluarga tercinta. Jangan remehkan dampak kabut asap dan jangan ragu untuk saling mengingatkan satu sama lain. Mari kita saling mengingatkan, tetap gunakan masker, dan jaga kesehatan bersama. Sehat Bersama, Sula Kuat,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Fiyanti Buamona, berharap masker yang dibagikan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik, khususnya ketika beraktivitas di luar rumah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat paparan kabut asap.
“Kami berharap masker ini benar-benar dimanfaatkan saat keluar rumah. Tetap jaga kesehatan dan segera kunjungi Puskesmas terdekat jika mengalami sesak napas, batuk berlanjut, atau merasa kurang sehat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, KONI dan Dinkes Kepulauan Sula mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap serta menjadikan upaya menjaga kesehatan sebagai tanggung jawab bersama.






