TIDORE — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mendapat kesempatan memaparkan kinerja dalam menurunkan tingkat pengangguran sebagai bagian dari penilaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah untuk wilayah Maluku Utara.
Presentasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, melalui pertemuan daring dari Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (1/4/2026).
Dalam pemaparannya, Ahmad menjelaskan berbagai strategi dan inovasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran, termasuk penguatan program pemberdayaan tenaga kerja dan penciptaan peluang kerja baru.
Paparan tersebut mendapat apresiasi dari tim penilai, di antaranya praktisi ketenagakerjaan Erny Tumundo dan pimpinan redaksi Garuda TV, Forestya, saat sesi diskusi.
Erny menilai, program yang dijalankan Pemkot Tidore tidak hanya menunjukkan keberlanjutan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berpihak pada pemberdayaan tenaga kerja.
“Strategi yang dipaparkan menunjukkan keberlanjutan program dan inovasi yang kuat, serta keberpihakan pada pemberdayaan tenaga kerja dalam upaya menekan pengangguran,” ujarnya.
Ahmad Laiman mengatakan, presentasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berinovasi dan meningkatkan peluang kerja.
Ia menambahkan, berbagai program yang dijalankan telah memberikan dampak positif, sehingga tingkat pengangguran di Tidore dapat ditekan hingga berada di bawah rata-rata nasional maupun daerah lain di Maluku Utara.
“Program yang kami jalankan berdampak langsung pada masyarakat, sehingga laju pengangguran dapat ditekan dan tetap berada di bawah rata-rata nasional,” kata Ahmad.
Ia juga berharap kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) terus diperkuat guna melahirkan kebijakan yang pro-rakyat dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap dapat menjadi salah satu daerah yang memperoleh insentif dari pemerintah pusat melalui program Kementerian Dalam Negeri bagi daerah dengan kinerja baik dalam penurunan pengangguran.
“Harapannya, Tidore dapat menjadi daerah penerima insentif sehingga mendorong percepatan pembangunan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad didampingi Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, serta pimpinan OPD terkait.(*)







