Tidore Rayakan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Sultan Zainal Abidin Sjah

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose bersama plakat penghargaan pahlawan nasional Zainal Abidin Syah oleh Sultan Tidore, Husain Alting Syah, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, Ahli Waris, Prof Mahmud Arifin Raimadoya dan Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe.

Pose bersama plakat penghargaan pahlawan nasional Zainal Abidin Syah oleh Sultan Tidore, Husain Alting Syah, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, Ahli Waris, Prof Mahmud Arifin Raimadoya dan Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe.

TIDORE – Kota Tidore Kepulauan kembali menorehkan sejarah. Dari sebuah kota kecil yang bahkan tak terlihat jelas di peta nasional, Tidore mampu melahirkan dua putra terbaik yang kini tercatat sebagai Pahlawan Nasional.

Kebanggaan itu dirayakan melalui acara syukuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Zainal Abidin Sjah, yang digelar di eks Kediaman Gubernur Provinsi Irian Barat, Kelurahan Tomagoba, Kamis (20/11/2025).

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengakuan negara terhadap Sultan Zainal Abidin Sjah bukan sekadar cerita turun-temurun, melainkan fakta sejarah perjuangan besar Tidore untuk NKRI.

“Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Zainal Abidin Sjah tidaklah mudah. Banyak hal telah kita lakukan hingga akhirnya perjuangan ini berhasil,” ujar Muhammad Sinen.

Ia menambahkan, gelar tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen daerah.

“Penghargaan ini adalah buah dari kesabaran dan kebersamaan seluruh masyarakat Tidore. Sultan Zainal Abidin Sjah telah memberikan kontribusi besar bagi NKRI dan kini negara mengakuinya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Benahi Pelayanan dari Dalam, Direktur RSD Tidore Turun Langsung Inventarisasi Kebutuhan Tiap Unit

Muhammad Sinen juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga persatuan.

“Mari sudahi perbedaan. Gelar ini menjadi saksi atas kerja sama kita semua. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan penghargaan ini, dan langkah ini harus kita lanjutkan demi Tidore dan Maluku Utara yang lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, anak pertama Sultan Zainal Abidin Sjah, Prof. Mahmud Arifin Raimadoya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore yang secara penuh memperjuangkan pengusulan ayahnya sebagai Pahlawan Nasional.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi dan khususnya Pemerintah Kota Tidore yang berjuang untuk gelar ini,” katanya.

Ia menegaskan keluarga tidak mengambil apapun dari proses penganugerahan tersebut.

“Kami menyerahkan seluruh memorabilia kepada Pemerintah Kota Tidore agar kelak anak cucu dapat melihatnya sebagai sejarah dan inspirasi,” tambahnya.

Sementara itu, Jou Sultan Tidore, Husain Alting Syah, menegaskan bahwa perjuangan Sultan Zainal Abidin Sjah tidak pernah dilakukan untuk mengejar gelar pahlawan.

Baca Juga :  Wawali Ahmad Laiman Resmikan Musholla Nurul Iman Gurabati, Simbol Keimanan dan Persatuan Warga

“Beliau berjuang untuk kesejahteraan rakyatnya. Gelar pahlawan ini harus dijadikan inspirasi untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” tegasnya.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Tidore mewujudkan gelar pahlawan tersebut.

“Negeri kecil ini melahirkan tokoh besar bagi NKRI. Ini sejarah baru bagi Maluku Utara yang harus dijaga untuk pembangunan daerah,” ucap Sarbin.

Acara syukuran turut dirangkaikan dengan penyerahan dokumen memorabilia gelar Pahlawan Nasional Sultan Zainal Abidin Sjah dari ahli waris kepada Wali Kota Tidore Kepulauan, disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Malut, Jou Sultan Tidore Husain Syah, serta para tamu undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman, para pimpinan daerah dari Halmahera Timur dan Ternate, Ketua dan Pimpinan DPRD Tidore dan Halmahera Tengah, Sekda Tidore, Kamelia Satnawi (ahli waris), Jou Boki, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara Ny. Rusni Sarbin Sehe, Forkopimda, pimpinan OPD, ASN–Non ASN, serta masyarakat Kota Tidore Kepulauan.

Berita Terkait

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Polresta Tidore Komitmen Dukung Penuh GOT XXXVIII 2026 Siapkan Pengawalan Maksimal
Dorong SDM Kesehatan, Tidore Gandeng UMMU Dirikan Fakultas Kedokteran Gigi
Kinerja Unggul, Tidore Kepulauan Raih Insentif Fiskal untuk Pembangunan Daerah
Kemensos Salurkan Bantuan PPSE bagi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Tidore
DPRD Tidore Kepulauan Bahas Ranperda Inovasi Daerah 2026, Wali Kota Tekankan Budaya Perubahan
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:25 WIB

Polresta Tidore Komitmen Dukung Penuh GOT XXXVIII 2026 Siapkan Pengawalan Maksimal

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:07 WIB

Dorong SDM Kesehatan, Tidore Gandeng UMMU Dirikan Fakultas Kedokteran Gigi

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:57 WIB

Kinerja Unggul, Tidore Kepulauan Raih Insentif Fiskal untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:05 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan PPSE bagi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Tidore

Senin, 11 Mei 2026 - 16:02 WIB

DPRD Tidore Kepulauan Bahas Ranperda Inovasi Daerah 2026, Wali Kota Tekankan Budaya Perubahan

Berita Terbaru