Pemkot Tidore Gelar Workshop Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Horas Maurits Panjaitan, sebagai narasumber utama. Sementara Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, bertindak sebagai moderator.

Plh. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Horas Maurits Panjaitan, sebagai narasumber utama. Sementara Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, bertindak sebagai moderator.

TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar Workshop Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah serta Strategi Penanganan Piutang Daerah, yang berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, dan menghadirkan Plh. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Horas Maurits Panjaitan, sebagai narasumber utama. Sementara Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, bertindak sebagai moderator.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri atas kesediaannya berbagi ilmu dan pengalaman berharga kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengucapkan selamat datang di Kota Tidore, Negeri Para Sultan, kepada para narasumber dari Kementerian Dalam Negeri. Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Bapak dan Ibu berbagi ilmu dan pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujar Ahmad Laiman.

Baca Juga :  Fresly Nikijuluw Hibur Ribuan Warga di Lokal Fest Pantai Tugulufa

Menurutnya, workshop ini memiliki arti strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Pengelolaan aset yang baik akan mencegah penyusutan nilai dan potensi kehilangan aset daerah. Sementara, penanganan piutang yang efektif menjadi kunci dalam mengamankan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya berharap melalui workshop ini tidak ada lagi keraguan dalam implementasi aturan. Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dikelola dan setiap aset yang dimiliki pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” harapnya.

Baca Juga :  21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Dalam kesempatan itu, Ahmad Laiman juga menyinggung soal pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Ia meminta Plt. Dirjen Bina Keuangan Kemendagri untuk mengonfirmasi prosedural kebijakan tersebut, karena menurutnya pemangkasan TKD dapat berdampak pada stabilitas pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.

Sementara itu, Plt. Kepala BPKAD Kota Tidore Kepulauan, Yakub Husain, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi aparatur pengelola keuangan dan aset daerah terhadap regulasi serta kebijakan pengelolaan keuangan daerah.

“Sasaran kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang menangani pengelolaan keuangan dan aset daerah, khususnya para pejabat pengelola keuangan pada satuan kerja perangkat daerah, serta staf teknis pengelolaan keuangan dan aset daerah,” jelas Yakub.

Berita Terkait

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah
Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air
“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026
Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban
KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:29 WIB

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:18 WIB

Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:35 WIB

“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:49 WIB

Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Berita Terbaru