TERNATE — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Maluku Utara menggelar Kampanye Kerukunan dan Sosialisasi Moderasi Beragama Lingkup SMA, SMK, dan MA se-Kota Ternate pada Rabu (30/9/2026) di Muara Hotel, Ternate.
Kegiatan bertema “Merawat Kemajemukan: Menebar Kedamaian” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara FKUB Malut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag), serta IAIN Ternate.
Dalam sambutannya, Wagub Sarbin menegaskan pentingnya penanaman nilai kebangsaan, spiritualitas, dan kearifan lokal sejak dini untuk membentuk karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Moderasi beragama bukan untuk menyeragamkan keberagaman, melainkan untuk membangun rasa saling menghormati dan menghargai perbedaan. Perbaikan karakter bangsa sangat diperlukan agar lahir generasi masa depan yang memiliki kecerdasan intelektual, keagungan akhlak, keteguhan karakter, dan kejelasan spiritual,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa semangat beragama dan semangat kebangsaan di Indonesia tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila selaras dengan ajaran agama, dan agama senantiasa menghargai kearifan lokal, adat, serta budaya sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran teologi.
Sementara itu, Ketua FKUB Malut, Adnan Mahmud, menjelaskan bahwa sosialisasi ini secara khusus menyasar generasi Alpha di tingkat SMA, SMK, dan madrasah aliyah . Langkah ini diambil sebagai upaya protektif untuk membentengi para siswa dari ancaman paham radikalisme serta paparan informasi negatif di media sosial.
“FKUB Malut berkomitmen menjadikan para siswa sebagai pelopor kerukunan, toleransi, dan pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah,” jelas Adnan.
Kegiatan edukasi ini dirangkaikan dengan Deklarasi Gerakan Cinta Kerukunan. Sebelumnya, program serupa telah sukses dilaksanakan di Tobelo dan Sofifi, serta dijadwalkan berlanjut ke Kabupaten Halmahera Selatan pada Oktober mendatang.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala BNNP Maluku Utara, Kadisdikbud Malut, perwakilan Polda Malut, Densus 88 AT, Wakabinda Malut, Kaban Kesbangpol, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Ternate, para kepala sekolah, serta ratusan siswa-siswi peserta sosialisasi.






