Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setda Malut, Sri Haryati Hatari, saat membacakan sambutan gubernur dalam kegiatan penyerahan bantuan Solar Powered Cold Storage di Kelurahan Rua.

Asisten II Setda Malut, Sri Haryati Hatari, saat membacakan sambutan gubernur dalam kegiatan penyerahan bantuan Solar Powered Cold Storage di Kelurahan Rua.

TERNATE — Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengapresiasi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Solar Powered Cold Storage yang diberikan kepada masyarakat nelayan di Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Bantuan tersebut dinilai menjadi solusi inovatif untuk membantu nelayan menjaga kualitas dan kesegaran hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai jual ikan di pasaran.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Maluku Utara melalui Asisten II Setda Malut, Sri Haryati Hatari, saat membacakan sambutan gubernur dalam kegiatan penyerahan bantuan Solar Powered Cold Storage di Kelurahan Rua.

“Atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam kepada Panitia Pasar Modal Indonesia,” ujar Sri Haryati.

Menurut gubernur, sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu urat nadi perekonomian Maluku Utara, khususnya bagi masyarakat pesisir seperti di Kelurahan Rua.

Namun, salah satu tantangan yang dihadapi nelayan adalah menjaga kesegaran hasil tangkapan agar kualitas dan nilai jual ikan tetap tinggi. Karena itu, keberadaan fasilitas penyimpanan dingin menjadi penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup Pemkab Sula Luncurkan "Gasing"

“Keberadaan Solar Power Cold Storage ini menjadi solusi inovatif yang tidak hanya menjawab tantangan penyimpanan ikan, tetapi juga ramah lingkungan dan hemat biaya operasional karena memanfaatkan energi matahari,” katanya.

Gubernur berharap fasilitas tersebut dapat memperpanjang masa penyimpanan hasil tangkapan dalam kondisi segar. Dengan demikian, nelayan memiliki waktu yang lebih panjang untuk memasarkan ikan dan memperoleh daya tawar serta harga jual yang lebih baik.

Selain memberikan manfaat ekonomi, penggunaan teknologi tenaga surya juga diharapkan dapat mendorong kemandirian energi masyarakat dengan mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional maupun bahan bakar fosil.

Pemprov Maluku Utara juga meminta agar fasilitas tersebut dikelola secara bersama dan berkelanjutan oleh kelompok nelayan dan pemerintah kelurahan.

“Fasilitas ini hendaknya dirawat bersama oleh kelompok nelayan dan pemerintah kelurahan melalui sistem pengelolaan yang transparan demi kesejahteraan seluruh warga,” ujarnya.

Bagian dari CSR Pasar Modal

Sementara itu, Ketua Panitia Antonius Herman Azwar menjelaskan, bantuan Solar Powered Cold Storage tersebut merupakan bagian dari program CSR dalam rangka memperingati 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Baca Juga :  Dosen FIP UNIBRAH Lakukan PKM di SLB Centra PKLK Negeri Sofifi 

Program tersebut dilaksanakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Antonius mengatakan, program CSR tersebut berfokus pada pemberian bantuan di bidang ekonomi dan lingkungan, termasuk mendukung pemberdayaan masyarakat nelayan.

Sebagai bagian dari program tersebut, bantuan Solar Powered Cold Storage disalurkan untuk mendukung pemberdayaan nelayan di Kelurahan Rua, Ternate Selatan, Maluku Utara, melalui kerja sama dengan Yayasan Insan Bumi Mandiri.

Ia berharap fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi nelayan, terutama dalam menjaga kualitas hasil tangkapan dan meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan.

Gubernur Maluku Utara juga menilai kolaborasi antara sektor pasar modal, pemerintah daerah dan masyarakat nelayan tersebut merupakan contoh nyata sinergi dalam membangun ekonomi daerah.

Ia berharap kepedulian melalui program CSR tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Rua.

Berita Terkait

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi
Wagub Sarbin Sehe: Jabatan Pimpinan DPRD Adalah Amanah untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Respons Kabut Asap, Dinkes Malut Bagikan Masker di Sejumlah Titik Sofifi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe: Jabatan Pimpinan DPRD Adalah Amanah untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Respons Kabut Asap, Dinkes Malut Bagikan Masker di Sejumlah Titik Sofifi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Gugus Depan SMAN 5 Halbar Tuntaskan Kemah Bakti Daerah Maluku Utara 2026 di Sofifi

Berita Terbaru