Dukung SPBE, Pemkab Sula Mulai Terapkan Tanda Tangan Elektronik

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses perekaman Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Proses perekaman Tanda Tangan Elektronik (TTE).

SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula terus memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai langkah menuju tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel di era digital.

SPBE menjadi solusi dalam mempermudah proses administrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi menjadi fondasi utama dalam sistem ini, sehingga aspek keamanan data dan informasi menjadi hal yang sangat krusial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepulauan Sula, Basiludin Labesi, menjelaskan bahwa keamanan SPBE mencakup perlindungan terhadap kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan, keaslian, serta kenirsangkalan data dan infrastruktur digital pemerintah.

Baca Juga :  Pjs Bupati Kepulauan Sula Pimpin Upacara HKN ke-60

“Untuk menjamin keaslian dan kenirsangkalan dalam SPBE, diperlukan mekanisme verifikasi dan validasi, termasuk penggunaan tanda tangan digital dan sertifikat elektronik dari pihak ketiga yang terpercaya,” ujarnya.

Basiludin menambahkan, dasar hukum penerapan SPBE dan tanda tangan elektronik telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Saat ini, lanjutnya, unsur pimpinan daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kepulauan Sula tengah melakukan perekaman foto dan penginputan data pribadi sebagai bagian dari tahapan penerapan tanda tangan elektronik.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Gelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu, Hadirkan Jamintel Kejagung RI

“Tujuan utama pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di lingkungan pemerintah daerah adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas administrasi melalui penghematan biaya dan waktu, memperkuat keamanan serta keabsahan dokumen, meminimalkan potensi pemalsuan, dan mendukung transformasi digital menuju e-government,” tutur Basiludin.

Ia menegaskan, penerapan TTE juga diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kepulauan Sula.

Berita Terkait

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi
Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 19:29 WIB

Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah

Berita Terbaru