Pjs Bupati Kepulauan Sula Pimpin Upacara HKN ke-60

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs Bupati Sula, Wa Zaharia saat menjadi inspektur upacara HKN.

Pjs Bupati Sula, Wa Zaharia saat menjadi inspektur upacara HKN.

MARASAI.iD — Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kepulauan Sula, Wa Zaharia, memimpin upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (12/11/2024).

Pada kesempatan ini, Wa Zaharia juga menjadi inspektur upacara dan membacakan sambutan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.

Dalam sambutannya, Wa Zaharia menyampaikan bahwa keberhasilan Indonesia kembali masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper middle-income country) setelah melewati masa pandemi Covid-19 menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Namun, ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk terus berusaha menjadi lebih baik.

“Periode bonus demografi yang kita alami hanya terjadi sekali dalam sejarah negara. Kita harus memanfaatkan peluang ini sebagai momentum untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” katanya.

Baca Juga :  Harapan di Tengah Tambang: Warga Tersenyum Berkat Tali Asih dari PT WKM

Pjs Bupati juga menyebutkan bahwa target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2045 mencakup lima fokus utama: peningkatan pendapatan per kapita setara negara maju, pengurangan kemiskinan menuju 0%, peningkatan daya saing sumber daya manusia, peningkatan pengaruh internasional, serta penurunan emisi Gas Rumah Kaca menuju nol emisi (Net Zero Emissions).

Tema HKN ke-60 tahun ini, “Gerak Bersama, Sehat Bersama,” menurut Wa Zaharia, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mencapai Indonesia yang sehat dan cerdas pada usia 100 tahun kemerdekaannya di tahun 2045.

Ia juga menyoroti finalisasi Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) sebagai panduan untuk pembangunan kesehatan yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

“Program prioritas yang ditekankan Presiden meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis (TB), dan pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal. Saya berharap seluruh jajaran kesehatan dapat berkontribusi maksimal dalam mewujudkan program-program ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Launching Gernas BBI dan BBWI di Maluku Utara: Dorong Ekonomi Lokal dan Pariwisata

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, termasuk tenaga medis, pegawai dinas kesehatan, dan masyarakat umum.

Selain itu, disediakan pula layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari rangkaian perayaan HKN. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, serta konsultasi kesehatan dengan dokter.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujar Wa Zaharia di akhir kegiatan.

Acara tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta yang hadir, menunjukkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan visi Indonesia sehat dan sejahtera.

 

Berita Terkait

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius
Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:37 WIB

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Berita Terbaru