Gubernur Malut Jelaskan Alasan Pembangunan Jalan di Taliabu Belum Dilaksanakan

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan klarifikasi terkait isu bahwa Kabupaten Pulau Taliabu kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-35 DPRD Malut, Kamis (7/8/2025), yang membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Menurut Sherly, keterbatasan pembangunan di Taliabu bukan karena diabaikan, tetapi disebabkan oleh status jalan yang ada di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu

“Taliabu tidak memiliki ruas jalan provinsi, sehingga provinsi tidak bisa membangun satu kilometer pun jalan di sana. Semua jalan berstatus kabupaten,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pemerintah provinsi telah mengusulkan pembangunan jalan Taliabu melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Kementerian PUPR.

Bahkan, dalam pertemuan dengan Menteri PUPR, Pemprov Malut telah memaparkan kendala yang dihadapi, termasuk berkoordinasi langsung dengan Bupati Taliabu, Sasabila Mus.

Baca Juga :  Peringati Milad ke-108 dan Hari Kartini, ‘Aisyiyah Malut Gelar Sharing Best Practice Kekerasan Perempuan dan Anak

“Usulan sudah masuk di Kementerian PUPR, tinggal menunggu alokasi anggaran. Saat ini Taliabu juga belum memiliki feasibility study (FS), sehingga menjadi kendala teknis pembangunan,” ujarnya.

Meski tidak dapat membangun jalan provinsi di Taliabu, Sherly menegaskan bahwa semua kabupaten/kota tetap menjadi prioritas pembangunan.

Upaya yang dilakukan saat ini antara lain menjalin komunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan jalur laut ke Pulau Taliabu dapat beroperasi setiap hari.

Berita Terkait

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius
Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:37 WIB

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Berita Terbaru