Pemprov Malut Gelar Musrenbangtan 2025, Fokus Wujudkan Swasembada dan Kemandirian Pangan

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadis Pertanian Provinsi Maluku Utara, Anwar Husen saat kegiatan Musrenbangtan tahun 2025.

Plt Kadis Pertanian Provinsi Maluku Utara, Anwar Husen saat kegiatan Musrenbangtan tahun 2025.

SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pertanian menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Tahun 2025, yang berlangsung selama dua hari di Aula Nuku, Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku Utara, mulai Rabu (23/7/2025).

Musrenbangtan yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ini mengusung tema “Mewujudkan Swasembada Pangan Menuju Kemandirian Pangan.” Kadri

Acara pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Tarian Semangat Tani sebagai simbol semangat dan optimisme para petani menghadapi musim tanam.

Dalam sambutannya, Asisten I Kadri menyampaikan bahwa pembangunan pertanian merupakan salah satu prioritas utama Pemprov Malut dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, menurutnya, tantangan sektor pertanian saat ini sangat kompleks.

Baca Juga :  Sukseskan Program RTLH dan Dapur Sehat 2025 Disperkim Malut Rekrut Fasilitator Lapangan

“Perubahan iklim, keterbatasan lahan produktif, fluktuasi harga komoditas, serta rendahnya regenerasi petani menjadi tantangan nyata. Karena itu, pembangunan pertanian tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja. Kita butuh pendekatan yang transformatif, integratif, dan regeneratif,” tegas Kadri.

Sebagai bentuk konkret dukungan pembangunan pertanian, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dinas Pertanian Provinsi Malut dengan PT Japfa Comfeed International Tbk dan Yayasan Edufarmers International terkait program Pengembangan Ayam Petelur dan Penanaman Jagung.

Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Anwar Husen, dalam laporannya menegaskan bahwa Musrenbangtan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi sektor pertanian sebagai sektor strategis, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Maluku Utara jadi Provinsi Inovatif, Lebih Tinggi dari Yogyakarta dan Sulawesi Selatan

“Setiap program dari Kementerian Pertanian RI harus kita sambut dengan baik. Hanya dengan begitu hasilnya bisa maksimal dan benar-benar membawa kemajuan nyata untuk pertanian Maluku Utara,” ujarnya.

Anwar juga menyebut bahwa Gubernur Maluku Utara terus mendorong kemandirian petani dan nelayan, memperkuat kelembagaan ekonomi rakyat, serta memperluas akses pasar untuk produk-produk lokal unggulan.

“Marilah kita bangun pertanian Maluku Utara dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Kita songsong masa depan pertanian yang sejahtera, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi,” tutup Kadri.

Musrenbangtan 2025 dihadiri oleh jajaran Dinas Pertanian Malut, perwakilan PT Japfa, Yayasan Edufarmers International, para peserta dari berbagai kabupaten/kota, ASN, dan insan pers.

Berita Terkait

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar
Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah
Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu
Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:57 WIB

Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46 WIB

Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:47 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:15 WIB

Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:04 WIB

Gelar DKT, Balai Bahasa Malut Susun Modul Pembelajaran Bahasa Sawai di Halteng

Berita Terbaru