Pemkab Sula Gelar Pendampingan Pengelolaan BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdik Sula Gelar Kegiatan Pendampingan Pengelolaan Bantuan BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan.  (Dokumentasi: Am Teapon/aksaramalut.com)

Disdik Sula Gelar Kegiatan Pendampingan Pengelolaan Bantuan BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan. (Dokumentasi: Am Teapon/aksaramalut.com)

MARASAI.iD – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Pendidikan menggelar kegiatan Pendampingan Pengelolaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan Tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 16 hingga 17 Juni 2025, di Meeting Room Beliga Hotel, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana. Peserta yang terlibat terdiri dari kepala sekolah, bendahara, operator PAUD, serta pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ketua Panitia Pelaksana, Arizal Buamona, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Dinas Pendidikan. Tujuannya, agar pengelolaan dana BOP di satuan pendidikan bisa dilakukan secara efektif, efisien, dan akuntabel.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan dana BOP, serta mendorong peningkatan kualitas PAUD dan Pendidikan Kesetaraan di Kepulauan Sula,” ungkap Arizal.

Baca Juga :  Wakili Plt Gubernur, Assiten II Buka Serasehan Kebudayaan

Sementara itu, Ketua Bunda PAUD Kepulauan Sula, Hj. Hayati Marasabessy, mendorong para Bunda PAUD untuk terlibat aktif dalam mengawasi dan mendampingi pemanfaatan dana BOP di satuan PAUD.

“Bantuan dari pemerintah harus digunakan secara amanah dan tepat sasaran. Kita semua harus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak didik,” ujarnya.

Hj. Hayati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung kemajuan PAUD di Kepulauan Sula, termasuk Dinas Pendidikan, OPD terkait, serta mitra organisasi lainnya.

“Mari kita perkuat komitmen dan kolaborasi demi menciptakan generasi emas Indonesia melalui pendidikan anak usia dini yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, Marini Nur Ali, menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan dana BOP sebesar Rp 58,2 triliun secara nasional. Dari jumlah tersebut, Kepulauan Sula menerima alokasi sebesar Rp 3,8 miliar untuk BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan, yang disalurkan dalam dua tahap.

Baca Juga :  Bupati Fifian Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Sula

Ia menekankan pentingnya perencanaan penggunaan dana BOP yang berbasis pada data Raport Pendidikan, agar setiap satuan pendidikan mampu melakukan refleksi dan perbaikan mutu pembelajaran secara tepat.

“Dana BOP harus digunakan sesuai skala prioritas, termasuk pengadaan buku bermutu untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. Kami berharap kepala sekolah dan tim manajemen BOP bisa meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan dana ini,” ujar Marini.

Ia menutup dengan harapan besar agar kegiatan ini menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan PAUD dan Pendidikan Kesetaraan di Kepulauan Sula.

Berita Terkait

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Berita Terbaru