Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2025: Pelestarian Bahasa Daerah Amanat Konstitusi

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan.

MARASAI.iD – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2025 dalam kunjungan kerjanya ke Maluku Utara, Kamis (20/2). Mendikdasmen menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah adalah bagian dari amanat konstitusi sekaligus cerminan identitas bangsa yang kaya akan budaya.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memiliki visi besar Pendidikan Bermutu untuk Semua, yang salah satu program prioritasnya adalah pengembangan dan pemajuan bahasa Indonesia, kesastraan, dan berbagai budaya yang dimiliki. “Dalam rangka peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, kami sepenuhnya mendukung kegiatan dan program yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yang menjadi bagian dari program kami untuk tetap melestarikan bahasa-bahasa daerah,” ucap Mendikdasmen dalam sambutannya.

HBII 2025 mengusung tema “Bahasa Daerah Mendukung Pendidikan Bermutu untuk Semua”, dengan rangkaian acara yang berlangsung pada 20 s.d. 27 Februari 2025 di berbagai provinsi di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa ibu dalam pendidikan, mendorong penerapan pendidikan multibahasa, serta memperkuat pelestarian bahasa daerah. Berbagai kegiatan yang akan diadakan mencakup kampanye Twibbon, pameran, dialog, siniar, webinar, serta pemutaran film pendek berbahasa daerah dan video revitalisasi bahasa dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Balbar Using Tema Persatuan di Tahun Pemilu

Mendikdasmen menekankan peran bahasa sebagai identitas bangsa. ”Kelebihan yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia adalah mempunyai bahasa Ibu yang kaya, tetapi juga mempunyai bahasa Indonesia yang menyatukan,” katanya.

“Semoga kita semua senantiasa memiliki komitmen dan kesadaran bersama untuk berusaha memajukan bahasa Indonesia dan tetap melestarikan bahasa daerah, bahasa Ibu, bahasa yang mewujudkan kekayaan budaya,” pungkas Mendikdasmen.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menyebutkan bahwa peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional ini merupakan wujud komitmen UNESCO untuk terus melahirkan peradaban dunia khususnya bahasa daerah agar tetap lestari. “Peran bahasa daerah adalah sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, khususnya terhadap anak-anak-anak didik. Dalam hal ini, bahasa daerah dapat dimanfaatkan sebagai bahasa pengantar pendidikan di tahap awal,” ucapnya.

Hafidz menguraikan bahwa berdasarkan hasil kajian, penyampaian pelajaran di jenjang awal dengan bahasa daerah dapat meningkatkan pemahaman anak, tidak hanya proses membaca, namun memahami dan mengaktualisasikan hal yang dipelajari.

Baca Juga :  Tiga Ratusan Warga Bumi Restu Hadiri Reses Sugeng Cahyono

*Peresmian Gedung Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara*

Sebagai bagian dari kunjungan kerja, Mendikdasmen juga meresmikan gedung Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara. “Ini merupakan hal penting, serta menjadi bagian dari komitmen dan usaha Kemendikdasmen untuk memajukan bahasa Indonesia, sekaligus melestarikan bahasa daerah sebagai kekayaan nasional bangsa,” ucap Mendikdasmen.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Arie Andrasyah Isa, mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian gedung tersebut sebagai tempat menjalankan tugas dan fungsi lembaga. “Ini adalah wujud capaian kinerja dan komitmen kami dalam memajukan bangsa melalui bahasa dan sastra,” ujarnya.

Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara juga menyelenggarakan beberapa kegiatan kebahasaan dan kesastraan yang meliputi 1) penyuluhan bahasa Indonesia bagi lembaga; 2) peningkatan kemahiran bebahasa Indonesia; 3) Uji Kemahiran Bahasa Indonesia; dan 4) dialog bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Wagub Sarbin Buka North Moluccas Taekwondo Championship 2026, Targetkan Atlet Malut Berprestasi di PON XXII
Buka LCC 4 Pilar MPR RI Malut, Wagub: Pancasila Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Dihafal
KADIN Malut Resmi Dipimpin Muksin Thalib, Gubernur Tekankan Ekonomi Harus Berdampak bagi Rakyat
Sekprov Malut: Literasi Jadi Benteng Anak Hadapi Ancaman Dunia Digital
Maluku Utara Jadi Lokasi Strategis Konservasi Rempah Dunia, Pemprov Dukung Program CDCSUI
Pemprov Malut Dukung Pembangunan Kanwil Imigrasi di Sofifi dan Pembentukan Kanim Halsel
Buka FGD Panas Bumi Telaga Rano, Wagub Malut Minta Investor Libatkan Masyarakat Lokal
Buka Pelatihan Keselamatan Wisata, Sri Haryati Hatari Dorong Pariwisata Malut Tumbuh Berkelanjutan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:35 WIB

Wagub Sarbin Buka North Moluccas Taekwondo Championship 2026, Targetkan Atlet Malut Berprestasi di PON XXII

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:28 WIB

Buka LCC 4 Pilar MPR RI Malut, Wagub: Pancasila Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Dihafal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:04 WIB

KADIN Malut Resmi Dipimpin Muksin Thalib, Gubernur Tekankan Ekonomi Harus Berdampak bagi Rakyat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:23 WIB

Sekprov Malut: Literasi Jadi Benteng Anak Hadapi Ancaman Dunia Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:18 WIB

Maluku Utara Jadi Lokasi Strategis Konservasi Rempah Dunia, Pemprov Dukung Program CDCSUI

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:41 WIB

Pemprov Malut Dukung Pembangunan Kanwil Imigrasi di Sofifi dan Pembentukan Kanim Halsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:38 WIB

Buka FGD Panas Bumi Telaga Rano, Wagub Malut Minta Investor Libatkan Masyarakat Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:32 WIB

Buka Pelatihan Keselamatan Wisata, Sri Haryati Hatari Dorong Pariwisata Malut Tumbuh Berkelanjutan

Berita Terbaru