MARASAI.iD – Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), berkomitmen untuk membawa Maluku Utara menuju visi sebagai provinsi yang sangat inovatif di tahun 2025.
Hal ini disampaikan Kepala Balitbangda Maluku Utara, H. Ruslan Bian, saat ditemui di Sofifi pada Rabu (9/1/2025).
“Tahun 2025, baik secara pribadi maupun institusi, saya telah melakukan komunikasi dengan Pak Gubernur dan Pak Sekda. Kami sepakat untuk menjadikan Maluku Utara sebagai provinsi sangat inovatif,” ungkap Ruslan.
Ruslan menjelaskan bahwa target ini bertujuan agar Maluku Utara dapat masuk dalam kategori 10 besar atau bahkan 8 besar provinsi paling inovatif di Indonesia.
“Ini menjadi misi besar kami untuk tahun 2025: Maluku Utara menuju provinsi sangat inovatif,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, sejumlah langkah strategis telah disiapkan. Salah satunya adalah menggelar pertemuan bertajuk “Konsolidasi untuk Maluku Utara Inovatif,” yang melibatkan alumni Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).
Langkah awal ini bertujuan untuk mendiagnosa dan menyusun aksi perubahan dari program-program inovasi yang telah dilakukan pada 2023-2024. Program tersebut akan didaftarkan sebagai bagian dari agenda inovasi tahun 2025.
“Jika minimal 50% dari inovasi yang mereka usulkan terdaftar, kami optimis akan memperoleh nilai maksimal. Dengan begitu, Maluku Utara dapat mencapai kategori provinsi sangat inovatif,” kata Ruslan.
Ia menambahkan bahwa pada tahun 2024, hanya 24 inovasi yang terdaftar dari Maluku Utara. Namun, hal itu sudah cukup membawa provinsi ini ke posisi inovatif. “Tahun ini kami yakin bisa melampaui capaian itu,” ujarnya.
Pada tahun 2024, 24 inovasi yang dikumpulkan berasal dari 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), serta Sekretariat DPRD Maluku Utara. Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan pelayanan publik.
Ruslan berharap seluruh OPD di lingkungan Pemprov Malut dapat meningkatkan kolaborasi untuk mewujudkan target tersebut.
“Saya optimis, dengan kerja sama yang baik, Maluku Utara bisa meraih predikat sebagai provinsi sangat inovatif,” tutupnya.
Saat ini, Maluku Utara berada di posisi ke-14 dari 38 provinsi di Indonesia dalam kategori inovatif.






