SANANA– Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula untuk mengembangkan sektor pertanian ditunjukkan dengan merekrut tenaga penyuluh pertanian di setiap desa guna mengawal dan mengembangkan pertanian masyarakat.
$
Dinas Pertanian (Distan) Sula dalam waktu dekat, bakal mengangkat Penyuluh Pertanian di setiap desa, hal itu, disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Muhlis Soamole kepada awak media usai panen di Kebun Tani Desa Waitulia, Kecamatan Mangoli Tengah. Selasa, (8/1/2023)
“Peningkatan masyarakat Sula dalam hal bertani di 2024 ini, ada kebijakan Pemerintah Daerah, yaitu Ibu Bupati dan Pak Wakil Bupati untuk bagaimana menetapkan satu Penyuluh satu Desa,” ungkapnya.
Menurutnya, Penyuluh yang diangkat, dilihat dari generasi muda yang memiliki kualifikasi Pendidikan di Bidang Pertanian dan Perikanan.
“Dengan tujuan agar ke depannya soal Dana Desa yang dibuka 20 persen untuk Ketahanan Pangan, baik itu di sektor Pertanian maupun di sektor Perikanan, itu dapat dikontrol langsung oleh masing-masing Penyuluh yang ada di Desa. Jadi, Penyuluh itu diangkat di Desa-desa yang punya potensi, yakni generasi Sula lulusan sarjana yang berkualifikasi sarjana Pertanian maupun Perikanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhlis menjelaskan, keberadaan Penyuluh juga bagian daripada upaya untuk mendukung program Pemerintah Daerah, sehingga dapat mengembangkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui Pertanian maupun Perikanan.
Disentil terkait dengan gaji Penyuluh, kata Ketua IKA Unkhair Kepulauan Sula, akan digaji oleh Pemerintah Daerah lewat kebijakan.
“Penyuluh digaji oleh Pemerintah Daerah, melalui kebijakan Bupati dan Wakil Bupati dan berlaku di tahun 2024,” bebernya.
Di akhir wawancara, ia berharap, setelah melakukan seleksi, Penyuluh dapat menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab tanpa meninggalkan tugas.
“Sehingga dalam mendukung program-program Pemerintah Daerah, yang bersangkutan selaku Penyuluh tidak meninggalkan tempat dalam waktu yang terlalu lama,” pintanya.
Reporter: Am Teapon






