DP3A Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Kepemimpinan Organisasi Perempuan

- Jurnalis

Minggu, 17 September 2023 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pelatihan yang diselenggarakan oleh DP3A.

pelatihan yang diselenggarakan oleh DP3A.

TERNATE – Untuk memperkuat kapasitas dan kualitas kaum perempuan, khususnya para istri -istri pejabat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Maluku Utara mengelar pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Kepemimpinan Organisasi Perempuan di lingkup provinsi Maluku Utara, bertempat di Balai Rum royal resto Ternate, Minggu (17/9/23).

Kegiatan yang berlangsung dengan menyongsong tema ” Citra Diri sebagai Istri pemimpin yang mampu menjadi teladan tahun 2023″, dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba.

Acara yang berlangsung itu, tampak hadir ketua Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Malut Hj. Faoniah Jaohar Kasuba, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Malut, Darmawati Samsuddin.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas PPPA Malut dan Cegah Perkawinan Anak atau Ceria_Care dengan peserta yang diikuti oleh
peserta Ketua TP-PKK dan Ketua-ketua unsur pelaksana DWP Se-provinsi Maluku Utara Peserta berjumlah 40 orang.

Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas PPPA Malut dalam pemulihan judul tentang kepemimpinan untuk kaum perempuan.

Baca Juga :  Perayaan HUT RI ke-79, Masyarakat Sofifi Akan Terlibat Langsung

“Sejak nabi Adam As lahir, Allah SWT sudah bilang tidak akan lengkap manusia disaat diciptakannya nabi Adam merasa sunyi sehingga dia meminta kepada Allah agar memiliki teman, sehingga Allah menciptakan teman itu (perempuan) dari tulang rusuk yang bengkok, “ucap Gubernur.

Menurutnya, pelatihan untuk menambah ilmu pengetahuan sangat penting, tapi fitnah perempuan sudah Allah tunjukkan antara perempuan dan laki-laki. Karena itu, Allah memberikan petunjuk bawa pemimpin itu adalah laki-laki untuk para istri -istri atau misalnya, menteri itu laki -laki dan istri ada ketua pengurus penggerak PKK untuk menjadi ketua untuk para ibu ibu penggerak, “jelasnya.

Dikesempatan itu, orang nomor satu di Malut mengingatkan bahwa untuk menjadi seorang istri harus siap, apalagi menjadi seorang istri pejabat harus sabar karena berbagai persoalan kita hadapi.

“Sebagai Kepala Daerah sudah pasti memiliki tantangan begitu besar, tetapi tidak ada persoalan yang bisa kita hadapi kecuali dengan sabar. Jika dihadapi dengan sabar, pasti bisa selesai segala urusannya, “ucapnya mengingatkan.

Karena itu, Saya berharap kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PPPA Malut bisa diikuti oleh para ibu-ibu atau para istri -istri pejabat dengan baik sehingga dapat menjadi pemimpin yang baik untuk para ibu ibu penggerak PKK maupun DWP di masing – masing OPD di Provinsi Malut, “harapnya.

Baca Juga :  Resmi Ditutup, 4.715 Pencaker Tercatat Mendaftar di Sofifi Job Fair

Sementara, Kepala Dinas PPPA Maluku Utara, Hj. Musrifah Alhadar dalam laporannya mengatakan, kegiatan Ini dilakukan untuk bagaimana meningkatkan peran perempuan dalam memimpin organisasi, serta meningkatkan kemampuan yang ada dalam diri masing-masing kaum perempuan.

Selain itu, ini juga bertujuan untuk membentuk citra professional untuk menunjang peran perempuan dalam berorganisasi dan menambah pengetahuan agar tampil lebih percaya diri, berwawasan serta berpenampilan menarik.

Meski begitu, pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas dan kepemimpinan organisasi perempuan Provinsi Malut tahun 2023 tetap mengacu pada peraturan Kementerian PPPA Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2023, “pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini akan berlangsung selama dari dari Minggu, 17 September s/d 18 September 2023 dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Pelatihan Rumah Idenesia, Fasilitator dari Yayasan Argadia, Guru SMK Neg 3 Ternate. (*)

Berita Terkait

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Berita Terbaru