Terima QRIS, PESANt MU Masifkan Publikasi dan Sosialisasi

- Jurnalis

Rabu, 30 Agustus 2023 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, – Setelah menerima barcode pembayaran atau QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk merchant atas nama PESANt MU, yang merupakan akronim dari Pengelolaan Santunan Anak Terlantar Maluku Utara, maka fokus selanjutnya dari implementasi aksi perubahan adalah melakukan sosialisasi dan publikasi secara masif kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan.

Hal itu di ungkapkan oleh Susan E. Garusim, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Budi Sentosa dan Rumah Sejahtera Ternate, usai menerima QRIS dan Rekening Anak Anak Asuh dari pihak Bank di kantornya, Selasa (29/8).

Susan menambahkan, bahwa dengan adanya QRIS ini, maka metode penerimaan santunan yang kita rencanakan menggunakan beberapa saluran sudah lengkap.

“Untuk memudahkan pemberi santunan menyalurkan santunannya kepada anak anak asuh di panti kami, maka salurannya bisa dengan cara di antar langsung ke Panti, melalui rekening PESANt MU, Kotak Santunan yang disediakan, Rekening Anak-anak Asuh dan atau melalui QRIS ini,” jelas Susan.

Baca Juga :  DPMPTSP Malut Lakukan Rakor Asistensi Pelayanan PTSP

Kesemua hal ini, lanjut Susan, merupakan terobosan dan inovasi yang kita lakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menyantuni anak anak panti serta membangun kepercayaan melalui pengelolaan santunan yang transparan dan akuntabel.

“Meskipun panti ini adalah milik pemerintah, dimana sebagian besar kebutuhan anak seperti makan minum, biaya Pendidikan, biaya Kesehatan dan biaya lainnya telah dianggarkan dalam DPA Panti, namun kami tidak menutup pintu untuk masyarakat yang menyalurkan santunannya. Kami hanya memfasilitasi untuk masyarakat terlibat langsung bersama pemerintah dalam mensejahterakan anak-anak terlantar,” ungkap Susan.

Dengan dilaksanakanan pengelolaan santunan melalui PESANt MU, kita berharap agar santunan yang diberikan oleh Masyarakat dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat yang lebih besar kepada anak-anak sebagai penerima manfaat.

“Untuk santunan dalam bentuk barang atau makanan, maka langsung diberikan kepada anak-anak, namun santunan dalam bentuk uang akan dikelola melalui PESANt MU, sehingga selain memenuhi kebutuhan yang tidak dapat dicover oleh anggaran pemerintah, dapat juga di tabung di rekening anak-anak sebagai tabungan Pendidikan,” kata susan.

Baca Juga :  Pekan Ini, Kemensos RI Salurkan Santunan Rp320 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Ternate

Sementara itu, terkait QRIS, Susan menyebutkan bahwa selain melalui scan barkode, pemberian santunan dapat juga menggunakan Ovo, Dana, Gopay dan dompet pembayaran digital lainnya, satu QRIS untuk semua.

“QRIS ini bisa dipakai untuk semua aplikasi pembayaran digital yang ada, dan tidak dikenakan potongan karena
Merchant PESANt MU merupakan kategori Sosial sehingga tidak ada potongan apapun,” tutur Susan.

Untuk diketahui bahwa Pengelolaan Santunan Anak Terlantar Maluku Utara atau PESANt MU adalah gagasan proyek perubahan yang dibuat oleh Susan E. Garusim sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara.

(HMS – PSAA-BS.RS)

Berita Terkait

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi
Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK
Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien
Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik
Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026
Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan
Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:20 WIB

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:07 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:56 WIB

Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien

Senin, 13 Juli 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 19:27 WIB

Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:54 WIB

Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM

Berita Terbaru