Pelantikan PD IPI Maluku Utara Dorong Transformasi Digital dan Sinergi Literasi di Wilayah Kepulauan

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Provinsi Maluku Utara periode 2026–2029 resmi dikukuhkan dalam suasana khidmat di Auditorium IAIN Ternate, Jumat (28/8/2026) malam.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPI sekaligus Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Dr. Joko Santoso, M.Hum. Kegiatan tersebut dihadiri para kepala perpustakaan perguruan tinggi, pengelola perpustakaan di Kota Ternate, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara, perwakilan Wali Kota Ternate, serta para kepala dinas perpustakaan kabupaten/kota se-Maluku Utara.

Ketua Panitia Pelaksana, Cokro Malik Sitanggang, S.Ag., M.Ag., dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, terutama PP IPI, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan IAIN Ternate sebagai tuan rumah.

Ia mengatakan, pelaksanaan pelantikan ditopang semangat kebersamaan dan kemandirian organisasi melalui swadaya serta kontribusi aktif jajaran panitia dan pengurus.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi pustakawan di seluruh wilayah Maluku Utara.

“Momentum ini harus menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali denyut profesi pustakawan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan literasi di kawasan kepulauan.

Ketua PD IPI Maluku Utara periode 2026–2029, Isji Hardi, Amd., S.Sos., M.Si., usai dikukuhkan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada jajaran pengurus.

Ia menegaskan, profesi pustakawan harus mengalami transformasi mendasar seiring perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat terhadap informasi.

“Di era disrupsi digital saat ini, persepsi klasik tentang perpustakaan sebagai tempat tumpukan buku tua dan pustakawan yang sekadar menyusun rak, harus kita hapuskan sepenuhnya. Hari ini, perpustakaan adalah pusat gravitasi pengetahuan atau hub of knowledge, dan pustakawan adalah arsitek informasi atau information architect,” kata Isji.

Baca Juga :  Unibrah Laksanakan KKN Tematik Literasi, Fokus Penguatan Budaya Baca di Empat Desa

Ia menambahkan, perpustakaan tidak lagi hanya berorientasi pada pengelolaan aset fisik, tetapi juga harus mampu mengelola aset pengetahuan untuk mendukung riset, inovasi lokal hingga penyusunan kebijakan berbasis data.

“Perpustakaan tidak lagi hanya mengelola physical assets, tetapi harus mengelola knowledge assets demi mendorong laju riset, inovasi lokal, hingga pembuatan kebijakan berbasis data atau evidence-based policy di Provinsi Maluku Utara,” tegasnya.

Isji menyebut, fokus awal kepengurusannya adalah memperkuat fondasi internal organisasi, merangkul pustakawan dari berbagai instansi, serta menyusun program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama di wilayah pelosok dan kepulauan.

Ketua Umum PP IPI, Dr. Joko Santoso, M.Hum., dalam arahannya meminta Pemerintah Provinsi Maluku Utara menerima dan merangkul kepengurusan baru PD IPI sebagai mitra strategis dalam pembangunan literasi daerah.

Ia menekankan bahwa penguatan literasi tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan kolaborasi antara perpustakaan perguruan tinggi, sekolah, desa, pemerintah daerah, dan komunitas literasi.

“Sinergi literasi menuntut kolaborasi tanpa batas—mulai dari perpustakaan perguruan tinggi, sekolah, desa, hingga komunitas literasi. Pustakawan harus berada di garis depan dalam membekali masyarakat dengan kemampuan validasi data, menangkal hoaks, serta memanfaatkan perangkat Kecerdasan Buatan (AI) secara etis dan produktif,” ujar Joko.

Ia juga memberikan mandat kepada pengurus baru untuk merumuskan tiga hingga lima program kerja unggulan selama periode kepengurusan 2026–2029.

Program tersebut diarahkan pada penguatan metrik riset, pengelolaan repositori institusi, peningkatan kosa kata indeks, hingga pengembangan kebijakan publik berbasis pengetahuan melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Mewakili Gubernur Maluku Utara, Asisten I Setda Pemprov Malut, Kadri Laetje, menyambut positif terbentuknya kepengurusan baru PD IPI Maluku Utara.

Baca Juga :  Kembangkan UMKM, Bupati Sula Kucurkan Bantuan

Dalam sambutannya, Kadri mengajak para pustakawan dan generasi muda meneladani tradisi membaca dan menulis yang menjadi bagian penting dalam perjalanan lahirnya para ilmuwan Islam terdahulu.

Ia juga menyampaikan pesan agar masyarakat, khususnya generasi muda, berani “berpuasa dari keramaian”.

Metafora tersebut dimaksudkan sebagai ajakan untuk mengurangi waktu yang dihabiskan pada aktivitas hiburan digital dan mengalihkannya untuk membaca, belajar, serta memperdalam ilmu pengetahuan di perpustakaan.

Kadri berharap PD IPI Maluku Utara dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan budaya membaca hingga ke pelosok desa.

“Perpustakaan harus hadir sebagai ruang tumbuhnya pengetahuan dan lahirnya generasi muda yang memiliki daya saing,” pesannya.

Rangkaian kegiatan pelantikan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PD IPI Maluku Utara pada Sabtu (29/8/2026), yang dipusatkan di Gedung Perpustakaan Universitas Khairun (Unkhair), Ternate.

Rakerda menjadi forum bagi jajaran pengurus untuk menyusun langkah strategis sekaligus program kerja operasional selama periode 2026–2029.

Pemilihan Gedung Perpustakaan Unkhair sebagai lokasi Rakerda juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perpustakaan perguruan tinggi dan organisasi profesi pustakawan.

Sejumlah agenda prioritas diarahkan pada penguatan repositori digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pustakawan, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan jejaring layanan perpustakaan yang mampu menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan Maluku Utara.

Dengan kepengurusan baru tersebut, PD IPI Maluku Utara diharapkan tidak hanya menjadi wadah profesi pustakawan, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem pengetahuan, memperluas akses informasi, dan memperkuat budaya literasi masyarakat di tengah percepatan transformasi digital.

Berita Terkait

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi
Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 19:29 WIB

Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah

Berita Terbaru