Semarak HUT ke-81 RI, KASIH ALAM Malut Berikan Sertifikat kepada Pembina dan Duta Kasih Alam

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pembina KASIH ALAM Malut, Jubair Muhammad mendapingi pejyerahan sertifikat oleh Camat Oba Tengah, Irfan Togubu kepada Kepala SMA Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan

Ketua Dewan Pembina KASIH ALAM Malut, Jubair Muhammad mendapingi pejyerahan sertifikat oleh Camat Oba Tengah, Irfan Togubu kepada Kepala SMA Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan

TIDORE KEPULAUAN — Semangat menjaga lingkungan hidup terus ditanamkan kepada generasi muda di Maluku Utara. Komunitas Pecinta Lingkungan Hidup Lintas Agama (Kasih Alam) Maluku Utara menutup rangkaian kegiatan “Merdeka Bernapas” dengan penyerahan sertifikat kepada Pembina dan Duta Kasih Alam dari SMA 1 Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman SMA 1 Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan, Kecamatan Oba Tengah.

Penyerahan sertifikat dilakukan kepada Kepala SMA 1 Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan selaku Pembina Duta Kasih Alam. Sertifikat diserahkan oleh Camat Oba Tengah, Irfan Togubu.

Sementara itu, sertifikat kepada dua perwakilan siswa dan siswi yang ditetapkan sebagai Duta Kasih Alam SMA 1 Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan diserahkan oleh Dewan Pembina Kasih Alam, Jubair Muhammad, bersama Pengurus Kasih Alam, Deddy A. Barham.

Prosesi penyerahan sertifikat tersebut turut disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Oba Tengah.

Baca Juga :  Tekan Stunting, Dinas PPKB Sula Gelar Program Advokasi KKBPK

Duta Muda Kasih Alam merupakan pelajar yang dipilih sebagai perwakilan, teladan, sekaligus penggerak dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Mereka diharapkan tidak hanya memahami pentingnya lingkungan hidup, tetapi juga mampu mengajak teman sebaya dan masyarakat untuk ikut mengambil peran.

Melalui program tersebut, para Duta Kasih Alam memiliki tugas mengedukasi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, menyuarakan berbagai isu ekologis, serta mendorong penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Harapan kami, dengan adanya Duta Kasih Alam ini dapat menjadi agen of change, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitarnya,” kata Jubair Muhammad selaku Ketua Dewan Pembina Kasih Alam Maluku Utara.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kasih Alam memperluas gerakan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar. Ke depan, komunitas ini berencana melaksanakan pelatihan sekolah lingkungan yang melibatkan siswa dan siswi.

Selain itu, Kasih Alam akan mendorong terbentuknya Duta Kasih Alam di sejumlah sekolah lainnya di Maluku Utara.

Baca Juga :  Gedung Baru RSUD Sanana Segera Dibangun, Pemkab Sula Gelontorkan Rp179 Miliar

“Kami ingin gerakan ini tidak berhenti di satu sekolah. Kami akan terus mendorong lahirnya Duta Kasih Alam di sekolah-sekolah lain agar semakin banyak pelajar yang menjadi penggerak dan teladan dalam menjaga lingkungan,” ujar Jubair yang juga merupakan Kepala KUA Oba Tengah.

Kasih Alam Maluku Utara juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan seluruh komponen bangsa untuk mendukung realisasi program kerja serta kegiatan lingkungan hidup ke depan.

Melalui keterlibatan generasi muda, gerakan menjaga lingkungan diharapkan tumbuh dari sekolah, menyebar ke keluarga dan masyarakat, hingga menjadi gerakan bersama untuk menjaga alam Maluku Utara.

“Merdeka Bernapas” pun tidak sekadar menjadi rangkaian kegiatan dalam momentum HUT Kemerdekaan RI, tetapi menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga berarti hak setiap masyarakat untuk menikmati lingkungan yang sehat, bersih, dan lestari.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru