TERNATE – Guna mendukung terwujudnya sumber daya manusia (SDM) aparatur yang kompeten, adaptif, digital, dan berintegritas, serta mempercepat transformasi pemerintahan dan pelayanan publik, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekprov) Malut, Drs. Samsuddin Abdul Kadir, memimpin langsung rapat koordinasi bersama sejumlah OPD teknis, terutama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), untuk menyusun program peningkatan SDM aparatur. Rapat digelar di Rumah Jabatan Gubernur (eks Crisan), Jumat (1/8/2025).
Dalam pertemuan itu, Sekprov Samsuddin menjelaskan bahwa ke depan akan dilakukan pemetaan digital terhadap seluruh ASN. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara detail jenis pelatihan yang telah diikuti oleh ASN di lingkup Pemprov Malut.
“Setelah kita memperoleh data komprehensif, maka BPSDM diminta menyusun peta pelatihan untuk peningkatan kapasitas ASN, sesuai arahan Ibu Gubernur,” kata Samsuddin.
Ia menambahkan, berdasarkan rencana strategis yang sedang disusun, ada tiga jenis pelatihan prioritas yang akan menjadi fokus utama di tahun 2025. Pelatihan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesiapan digitalisasi pemerintahan.
“Perhatian Ibu Gubernur sangat besar terhadap pengembangan kapasitas SDM. Maka itu, kami langsung menindaklanjuti dengan rapat koordinasi ini,” tegasnya.
Rapat ini turut dihadiri Kepala BPSDM, Sekretaris Bappeda, Sekretaris BKD, Karo Hukum, Karo Adpim, dan perwakilan dari Biro Organisasi Setda Provinsi Malut.






