TERNATE, – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsudin A Kadir memberikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara, menjadi yang paling pertama berinisiatif melakukan sosialisasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP).
“Ini merupakan ikhtiar untuk menuju tata kelola pemerintahan dan keuangan yang lebih baik, sehingga itu kita dorong agar tiap OPD bisa menerapkan sistem ini,” kata Sekda dalam sambutannya saat membuka acara yang berlangsung di Sahid Bella Ternate, Senin (11/9/2023).
Menurutnya, sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka Uji Coba PERMEN PPPA Nomor 3 tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (NSPK) serta Penyelarasan Laporan Dana Alokasi Khusus(DAK) Non Fisik Pelayanan Perempuan dan Anak Se-Provinsi Maluku Utara tahun 2023.
“Kegiatan Sosialisasi SPIP ini merupakan salah satu wujud nyata usaha bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dari aspek kinerja maupun dalam hal pengelolaan keuangan pemerintah,” jelasnya.
Dikatakan Sekda, dengan adanya SPIP ini, akan semakin memudahkan sistim pengelolaan pemerintahan dalam melakukan pengendalian internal, sehingga program dan kegiatan yang telah disusun akan sesuai dengan tujuan serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Dengan adanya SPIP ini, akan semakin memudahkan masing-masing OPD untuk melakukan pengendalian internal, sehingga program dan kegiatan yang telah disusun sesuai dengan tujuan serta pertanggungjawaban dan kinerja semakin akuntabel dan transparan,” ujar Sekda.
Harapan Pemerintah, kata Sekda, agar setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini para peserta dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian nilai SPIP dan Manajemen Resiko menjadi ideal dan memiliki nilai yang lebih baik.






