Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unibrah Tidore dan Kepala SRMA 20 Tidore bersama dosen dan guru usai tanda tangan MoU

Rektor Unibrah Tidore dan Kepala SRMA 20 Tidore bersama dosen dan guru usai tanda tangan MoU

SOFIFI – Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 28 Tidore resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di ruang pertemuan SRMA 28 Tidore, Jumat (19/6/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah awal bagi kedua institusi pendidikan untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan melalui berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala SRMA 28 Tidore, Abidin Mahifa, mengatakan semangat hadirnya Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui investasi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk membuka akses dan peluang yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.

Baca Juga :  Kabid K3 Disnakertrans Malut Bantah Intervensi Kerja Sama PJ K3

“Sekolah Rakyat hadir dengan semangat memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang layak. Kami meyakini bahwa kemiskinan tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan sesaat, tetapi melalui investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Unibrah menjadi sangat penting untuk memperkuat misi tersebut,” ujar Abidin.

Sementara itu, Rektor Unibrah, Sarbaini A. Karim, menyampaikan bahwa semangat yang dibangun Sekolah Rakyat sejalan dengan cita-cita pendirian Unibrah yang sejak awal berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Ia menceritakan bahwa pendiri yayasan,  Haji Hijrah, mendirikan kampus tersebut dengan tujuan membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kampus ini awalnya berada di Tidore. Namun oleh Pak Haji Hijrah kemudian dibangun di Sofifi dengan pertimbangan agar lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat di daratan Pulau Halmahera. Tujuannya sederhana, yakni membantu mereka yang tidak bisa kuliah karena faktor ekonomi agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan studi di Unibrah,” jelas Sarbaini.

Baca Juga :  Mubes IKA FIP Unibrah Digelar 31 Januari 2026

Ia berharap kerja sama yang dibangun dengan SRMA 28 Tidore dapat melahirkan berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi siswa maupun masyarakat luas, terutama dalam bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Wakil Rektor III Unibrah Mansyur Djamal, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Julahia Ismail, para dosen Unibrah, serta jajaran guru SRMA 28 Tidore.

Melalui kerja sama ini, kedua lembaga berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan mampu menjadi agen perubahan bagi pembangunan daerah.

Berita Terkait

UNIBRAH Tidore dan FOSPAR Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Ramah Perempuan dari Kekerasan Seksual
Mahasiswa UNIBRAH Desak Pemerintah Respons Krisis Rakyat, Soroti Mafia BBM hingga Tambang Bermasalah
Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang
FIKES UNIBRAH Gandeng FKM UNAIR, Buka Peluang Riset dan Pengabdian Bersama di Bidang Kesehatan Masyarakat
Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara
Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat
Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:46 WIB

UNIBRAH Tidore dan FOSPAR Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Ramah Perempuan dari Kekerasan Seksual

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Mahasiswa UNIBRAH Desak Pemerintah Respons Krisis Rakyat, Soroti Mafia BBM hingga Tambang Bermasalah

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:50 WIB

FIKES UNIBRAH Gandeng FKM UNAIR, Buka Peluang Riset dan Pengabdian Bersama di Bidang Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:27 WIB

Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:55 WIB

Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:21 WIB

Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru