Tahanan Kasus Pengeroyokan di Lapas Sanana Meninggal, Keluarga Persoalkan Izin Perawatan Jaksa

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SANANA – Seorang tahanan kasus pengeroyokan di Rumah Tahanan (Rutan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana, Taufik Kailul (19), meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Senin (17/11/2025).

Taufik, warga Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, diduga meninggal akibat sakit yang tak kunjung ditangani secara memadai karena tidak memperoleh izin perawatan rumah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula.

“Atas nama keluarga, kami tidak terima dengan kematiannya. Kami sudah berulang kali meminta izin ke Jaksa agar anak kami dirawat di rumah, tetapi tidak diberikan izin,” kesal paman almarhum, Idris Kailul, saat diwawancarai marasai.id, Senin (17/11/2025).

Idris menjelaskan, izin perawatan rumah baru diberikan oleh pihak Kejaksaan ketika kondisi Taufik telah drop. Selama perawatan di rumah, kondisi Taufik sempat membaik—sudah bisa makan, minum, dan berjalan ke kamar mandi. Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama setelah pihak Lapas Kelas IIB Sanana menjemput kembali Taufik pada Minggu sore.

Baca Juga :  Lautan Kuning-Hijau Warnai Sanana, Fans Brasil Kepulauan Sula Yakin Selecao Raih Bintang Keenam

“Lapas jemput anak kami karena Jaksa tidak ada koordinasi. Ini tidak masuk akal, ini urusan kemanusiaan,” tegas Idris. Ia meminta Kejari Kepulauan Sula bertanggung jawab atas kematian keponakannya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sanana, Agung Hascahyo, menjelaskan bahwa pihaknya menjemput kembali almarhum karena tidak ada rekomendasi atau persetujuan dari Jaksa saat yang bersangkutan dibawa pulang.

“Karena itu masih tahanan Jaksa, maka harus ada persetujuan Jaksa. Tapi jangankan persetujuan, informasi saja tidak ada. Minimal panggilan atau pesan WhatsApp, tapi ini tidak ada sama sekali,” kata Agung.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Sula Gelar Istigasah dan Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah

Agung menegaskan, dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan tahanan tanpa dasar yang jelas kecuali dalam kondisi darurat yang menyangkut nyawa. Menurutnya, ia sudah membawa Taufik ke rumah sakit, namun nyawa remaja itu tidak tertolong.

“Saya bawa ke rumah sakit karena itu satu-satunya pengecualian yang diatur undang-undang. Tapi dalam perjalanan, nyawanya tidak tertolong,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Kepulauan Sula, Juli Antoro Hutapea, belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan.

“Pak Kajari masih sibuk, belum bisa ketemu. Silakan komunikasi dengan Kasi Intel,” ujar salah satu pegawai Kejari saat ditemui di kantor Kejaksaan.

Berita Terkait

MDP Kepulauan Sula Pindah Kantor ke Desa Fogi, Perkuat Layanan Kredit Pensiun
Bidan RSUD Sanana Berhasil Bantu Persalinan Darurat di Atas Kapal, Bayi Lahir Selamat
Pemkab Kepulauan Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Proyeksi APBD Capai Rp600,64 Miliar
Pemkab Kepulauan Sula Percepat Transformasi Digital, Diskominfo Gandeng Telkom Sosialisasikan SPBE
Wabup Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bajo, Percepat Program Prioritas Nasional
DPMD Kepulauan Sula Bantah Isu Pungli Rp3–5 Juta: “Itu Hoaks, Tak Pernah Ada Patokan Uang”
Tragis! Warga Kepulauan Sula Tewas Diterkam Ular Piton Saat Pulang ke Desa
Seminar Budaya Ungkap Makna Ritual Adat Dol Meja, Warisan Kearifan Lokal Masyarakat Sula
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:28 WIB

MDP Kepulauan Sula Pindah Kantor ke Desa Fogi, Perkuat Layanan Kredit Pensiun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Bidan RSUD Sanana Berhasil Bantu Persalinan Darurat di Atas Kapal, Bayi Lahir Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Kepulauan Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Proyeksi APBD Capai Rp600,64 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:31 WIB

Pemkab Kepulauan Sula Percepat Transformasi Digital, Diskominfo Gandeng Telkom Sosialisasikan SPBE

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:20 WIB

Wabup Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bajo, Percepat Program Prioritas Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:00 WIB

DPMD Kepulauan Sula Bantah Isu Pungli Rp3–5 Juta: “Itu Hoaks, Tak Pernah Ada Patokan Uang”

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tragis! Warga Kepulauan Sula Tewas Diterkam Ular Piton Saat Pulang ke Desa

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:50 WIB

Seminar Budaya Ungkap Makna Ritual Adat Dol Meja, Warisan Kearifan Lokal Masyarakat Sula

Berita Terbaru