Gunung Ibu Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1.000 Meter

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat yang diabadikan Warga dari Desa Sangaji Nyeku Kecamatan Tabaru Halmahera Barat.

Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat yang diabadikan Warga dari Desa Sangaji Nyeku Kecamatan Tabaru Halmahera Barat.

HALMAHERA BARAT – Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Sabtu (6/9/2025) malam. Laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu mencatat, erupsi terjadi pada pukul 20.11 WIT dengan kolom abu mencapai ±1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.325 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah barat dan barat laut. Aktivitas ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 49 detik.

Baca Juga :  279 Kuota Formasi CPNS 2024 di Maluku Utara Tak Terisi

Saat ini, Gunung Ibu masih berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di radius 2 kilometer dari kawah aktif serta 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Jika terjadi hujan abu, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker, kacamata, atau pelindung lain untuk mengurangi dampak gangguan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun Pos PGA Ibu di Gam Ici.

Baca Juga :  DPRD Kepulauan Sula Tetapkan Pasangan FAM sebagai Bupati dan Wakil Bupati 2025-2030

Masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh informasi bohong (hoaks), serta selalu mengikuti arahan dari pemerintah. Perkembangan aktivitas Gunung Ibu dapat dipantau melalui aplikasi Magma Indonesia, website https://magma.esdm.go.id, maupun media sosial resmi PVMBG.

Berita Terkait

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Berita Terbaru