SAPU BERSIH, Inovasi Sistem Aplikasi Persuratan dari Reformer Alex Tovano Rada

- Jurnalis

Jumat, 22 September 2023 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alex Tovano Rada, Reformer yang membuat aplikasi SAPU BERSIH

Alex Tovano Rada, Reformer yang membuat aplikasi SAPU BERSIH

SOFIFI, Memasuki era disrupsi yang serba digital, harusnya juga dapat disesuaikan dalam menjalankan tata kelola pemerintahan, termasuk di dalamnya perihal surat menyurat dinas.

Hal inilah yang hendak dilakukan oleh Alex Tovano Rada, dengan meluncurkan Sistem Aplikasi PersUratan Berbasis ElektRonik, Sistematis, PraktIs, dan Harmoni  yang disingkat SAPU BERSIH.

Alex yang merupakan salah satu Reformer pada pada pelatihan kepemimpinan yang dilakukan oleh BPSDM Provinsi Maluku Utara tahun 2023, membuat sistem aplikasi ini untuk memudahkan dalam proses surat menyurat kedinasan.

“SAPU BERSIH memiliki beberapa tujuan utama yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan manajemen dokumen dilingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” kata Alex pada media ini, Jumat (22/9/2023).

Menurutnya, tujuan utama pembuatan aplikasi SAPU BERSIH ini meliputi 11 hal, pertama; Meningkatkan Efisiensi Proses, yakni mengotomatisasi sebagian besar proses terkait surat-menyurat, seperti pengiriman, penerimaan, dan distribusi surat. Ini dapat mengurangi keterlambatan dan kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses manual.

Baca Juga :  Dapat WTP, Pimpinan DPRD Apresiasi Pemda Sula

“Kedua; meminimalkan Penggunaan Kertas karena dengan mengadopsi sistem persuratan digital. Ketiga; mempercepat Komunikasi. Keempat; Memudahkan Pencarian dan Manajemen Dokumen, sebab dilengkapi dengan fitur pencarian yang canggih, yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menemukan surat dan dokumen yang dibutuhkan. Hal ini membantu meningkatkan manajemen dokumen dalam organisasi,” jelasnya.

Tujuan kelima, kata Alex untuk meningkatkan keamanan dokumen, karena memiliki kontrol akses yang lebih baik, yang memungkinkan hanya orang yang berwenang untuk mengakses dokumen tertentu.

“Keenam; memfasilitasi Kolaborasi karena memungkinkan berbagai Unit Kerja/Unit Organisasi dalam organisasi untuk berkolaborasi dalam menyusun atau menanggapi surat. Ini memudahkan pertukaran informasi di seluruh organisasi perangkat daerah,” jelas Alex yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pengadaan ASN dan Penataan Jabatan Aparatur BKD Provinsi Maluku Utara.

Selanjutnya Alex menjelaskan tujuan ketujuh: yakni pengiriman Surat Elektronik yakni melalui email. Aplikasi SAPU BERSIH dapat mengintegrasikan pengiriman surat elektronik dengan pengelolaan surat fisik, memungkinkan organisasi untuk mencatat dan mengarsipkan surat elektronik dengan baik, melalui proses manajemen arsip.

Baca Juga :  Penyaluran BLT di Desa Mira Berjalan Lancar, Fokus pada Kriteria Penerima yang Tepat

“Kedelapan ada bertujuan Pemantauan Kinerja. Kesembilan; yakni Kepatuhan dan Audit. ) Mengurangi Biaya Operasional: kesepuluh yakni dengan mengurangi penggunaan kertas, meningkatkan efisiensi proses, dan mengurangi kesalahan manusia, aplikasi SAPU BERSIH dapat membantu mengurangi biaya operasional organisasi,” jelasnya.

Tujuan terakhir yaknk mengurangi Waktu Respon: Dengan akses cepat ke surat dan informasi yang relevan, organisasi dapat merespons permintaan atau pertanyaan dengan lebih cepat, yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan efektivitas operasional.

“Semoga aplikasi SAPU BERSIH bertujuan untuk membawa manfaat signifikan dalam mengelola dan memproses surat dan dokumen dalam sebuah organisasi, sehingga meningkatkan efisiensi, penghematan biaya, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang semakin digital,” harapnya.

Berita Terkait

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi
Berita ini 302 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi

Berita Terbaru