SOFIFI — Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesadaran masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api (senpi) ilegal kepada Kepolisian Daerah Maluku Utara.
Apresiasi tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin konferensi pers terkait penyerahan sejumlah senjata api ilegal oleh masyarakat kepada Polda Maluku Utara, Rabu (30/9/2026).
Menurut Arif, langkah masyarakat menyerahkan senjata api secara sukarela menunjukkan adanya kesadaran hukum sekaligus kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara.
Ia menegaskan, senjata api yang telah diserahkan kepada Kepolisian selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut mencakup jenis, kondisi, hingga asal-usul senjata.
Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi keterkaitan dengan tindak pidana, Kepolisian akan menindaklanjutinya berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Penyerahan senjata api merupakan bentuk kesadaran hukum sekaligus kontribusi nyata masyarakat dalam menciptakan keamanan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mengimbau masyarakat yang masih mengetahui adanya kepemilikan atau penguasaan senjata api tanpa hak agar segera melaporkannya kepada Kepolisian terdekat.
Ia meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi menimbulkan persoalan baru. Informasi mengenai keberadaan senjata api ilegal, kata dia, dapat disampaikan kepada aparat untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Polda Maluku Utara, lanjutnya, akan terus memperkuat langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan senjata api. Di sisi lain, partisipasi masyarakat juga dinilai penting untuk membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.
Dengan adanya penyerahan secara sukarela tersebut, Kepolisian berharap kesadaran masyarakat untuk tidak menyimpan maupun menguasai senjata api tanpa hak semakin meningkat, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan di Maluku Utara.






