WebGIS SIMTARU MALUT Didorong Perkuat Transparansi dan Efisiensi Tata Ruang

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubag Perencanaan dan Fungsional Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Ir. Ibnu Salam, ST., M.PWK (tengah) bersama Peserta seminar dan sosialisasi Aplikasi webGIS Tata Ruang Provinsi Maluku Utara

Kasubag Perencanaan dan Fungsional Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Ir. Ibnu Salam, ST., M.PWK (tengah) bersama Peserta seminar dan sosialisasi Aplikasi webGIS Tata Ruang Provinsi Maluku Utara

TERNATE – Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara menggelar Seminar dan Sosialisasi Aplikasi WebGIS Tata Ruang Provinsi Maluku Utara, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Safirna, Kelurahan Stadion, Kota Ternate, tersebut dibuka secara resmi oleh Kasubag Perencanaan dan Fungsional Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Ir. Ibnu Salam, ST., M.PWK.

Dalam sambutannya, Ibnu Salam menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah, khususnya dalam penyediaan informasi tata ruang yang mudah diakses masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan data spasial tidak lagi cukup dilakukan secara konvensional. Dibutuhkan sistem digital yang mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita harus terus melakukan modernisasi dalam pengelolaan data tata ruang. Informasi yang berkaitan dengan tata ruang harus bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan,” ujar Ibnu Salam dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, keterbukaan informasi tata ruang juga menjadi bagian penting dalam mendukung kepastian investasi dan perencanaan pembangunan daerah. Dengan informasi yang tersedia secara jelas, masyarakat, pemerintah maupun investor dapat mengetahui peruntukan suatu wilayah sebelum mengambil keputusan.

“Dengan adanya sistem ini, kita berharap masyarakat, pemerintah, maupun investor dapat memperoleh informasi tata ruang yang transparan dan akurat. Ini penting untuk memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang dan mencegah terjadinya persoalan di kemudian hari,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara memperkenalkan SIMTARU MALUT, sebuah aplikasi WebGIS atau Sistem Informasi Geografis berbasis web yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan dan penyebarluasan informasi tata ruang.

Baca Juga :  Prodi K3 Resmi Berdiri di Universitas Bumi Hijrah Tidore

Platform tersebut dirancang untuk mengintegrasikan data spasial sehingga informasi mengenai tata ruang dapat ditampilkan secara digital dan lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Kehadiran SIMTARU MALUT diharapkan dapat membantu mempercepat proses verifikasi peruntukan lahan, meningkatkan efisiensi dalam perencanaan pembangunan, serta memberikan dukungan terhadap pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah Maluku Utara.

Selain itu, integrasi data spasial melalui sistem digital diharapkan dapat meminimalkan potensi terjadinya tumpang tindih pemanfaatan lahan maupun konflik pertanahan.

“Kita ingin data tata ruang ini tidak hanya tersimpan sebagai dokumen, tetapi dapat dimanfaatkan dan diakses melalui sistem yang terintegrasi. Dengan begitu, proses verifikasi dan perencanaan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat,” jelas Ibnu Salam.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam pemanfaatan sistem tersebut.

Menurutnya, keberhasilan digitalisasi tata ruang tidak hanya ditentukan oleh keberadaan aplikasi, tetapi juga oleh kualitas data serta komitmen seluruh pihak untuk memperbarui dan menggunakan informasi secara benar.

Baca Juga :  Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Doktor Universitas Khairun Dikukuhkan

Seminar dan sosialisasi tersebut juga diisi dengan pemaparan materi teknis mengenai WebGIS, pengenalan berbagai fitur utama SIMTARU MALUT, serta simulasi pengoperasian sistem.

Para peserta diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana aplikasi tersebut digunakan dalam mengakses dan menampilkan informasi tata ruang.

Diskusi interaktif turut mewarnai kegiatan. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait pemanfaatan aplikasi, terutama mengenai kemudahan akses informasi, penggunaan data spasial, serta penerapannya dalam mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap sistem informasi tata ruang berbasis digital semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan akan data yang cepat, terbuka, dan akurat.

Melalui kegiatan tersebut, Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara berharap SIMTARU MALUT dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam mewujudkan tata kelola ruang yang lebih transparan, tertib, efektif, dan berbasis data.

“Harapan kita, SIMTARU MALUT ini benar-benar bisa dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pemerintah daerah. Kita ingin penataan ruang di Maluku Utara ke depan semakin tertib, transparan, dan didukung oleh data yang akurat,” pungkas Ibnu Salam.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan, panitia dan peserta sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mewujudkan transparansi serta ketertiban penataan ruang di Provinsi Maluku Utara.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru