SANANA – Ardian J. Pauwah resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Tenaga Laboratorium Kesehatan Indonesia (DPC PATELKI) Kabupaten Kepulauan Sula periode 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II yang digelar di Aula Beliga Hotel, Minggu (8/2/2025).
Kepercayaan yang diberikan kepadanya menjadi momentum baru bagi organisasi profesi Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) di Sula untuk memperkuat profesionalisme serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
Muscab yang mengusung tema “Sinergi dan Profesionalisme Ahli Teknologi Laboratorium Medik dalam Mendukung Peningkatan Mutu Pelayanan” itu turut dirangkaikan dengan bakti sosial bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Taman Mangon, Kecamatan Sanana.
Ardian menyampaikan, Muscab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan wadah konsolidasi seluruh anggota PATELKI untuk mempererat kerja sama dan memperkuat peran tenaga laboratorium dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.
“Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Sula,” ujarnya.
Ia menegaskan, ke depan PATELKI akan mendorong pembinaan profesi dan peningkatan kapasitas anggota, sehingga tenaga ATLM di Sula semakin kompeten, profesional, dan siap menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang kian kompleks.
Ardian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, serta Dinas Kesehatan yang telah mendukung terselenggaranya Muscab.
“Terima kasih kepada semua pihak, khususnya Ibu Kepala Dinas Kesehatan yang telah memberikan support. Semoga wadah ini terus menjadi ruang pengabdian bagi kami untuk daerah Kepulauan Sula yang sama-sama kita cintai,” tutupnya.
Sementara itu, Muscab II secara resmi dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Suryati Abdullah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran ATLM sebagai garda terdepan dalam penyediaan data laboratorium yang akurat dan mendukung diagnosa medis.
Bahkan, ia berharap ke depan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dapat dilengkapi Unit Transfusi Darah (UTD) guna memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kepulauan Sula.








