Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, Pemkot Tidore Pastikan Situasi Terkendali

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE — Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan darurat bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Rapat digelar secara daring bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kamis (2/4/2026).

Rakor berlangsung di ruang rapat wali kota dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, para asisten sekda, Kepala BPBD, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Laiman menyampaikan bahwa kondisi pascagempa di Kota Tidore Kepulauan relatif terkendali. Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka.

Baca Juga :  Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemkot Tidore Perkuat Pengendalian Inflasi dan Pastikan Harga Tetap Stabil

“Sebagian warga di wilayah pesisir telah dievakuasi, mayoritas secara mandiri. Untuk kerusakan, tercatat kurang dari sepuluh rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendataan terhadap kerusakan sarana vital seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.

Selain itu, Rumah Sakit Daerah Tidore Kepulauan dilaporkan mengalami retakan pada dinding bangunan. Namun, pasien dan tenaga medis telah dievakuasi sebagai langkah antisipasi.

“Prosedur evakuasi sudah disiapkan apabila terjadi kondisi lanjutan. Data terbaru akan terus kami perbarui,” kata Ahmad.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Komitmen Bangun Birokrasi Berakhlak dan Efektif

Sementara itu, Kepala BNPB RI, Suharyanto, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons bencana.

“Kami memahami gempa bumi dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. BNPB berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana ini,” ujarnya.

Menurut Suharyanto, laporan dari lapangan menunjukkan situasi masih relatif terkendali. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan.

BNPB juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam mengevakuasi warga serta menangani dampak gempa secara sigap dan terkoordinasi.(*)

Berita Terkait

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat
Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:59 WIB

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

Selasa, 1 September 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Pemkot Tidore Gandeng Unibra Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Berita Terbaru